Bagaimana Bank di Australia Tangani Serangan Siber
Pada Selasa malam pekan ini, Bank Westpac di Australia mengalami ancaman serangan siber. Semuanya tertangani oleh Pusat Koordinasi…
Johnson mengatakan setiap kali ancaman menghantam bank, dia mencari tim atau eksekutif yang mungkin berisiko.
Dalam hal ini mereka mungkin mengarahkan fokus tambahan ke teknologi atau kemampuan baru yang bisa dieksploitasi.
Pelatihan militer siber
Sebelum staf bank terlibat dengan musuh, mereka diharuskan ikut kamp pelatihan.
Spesialis keamanan siber dari Accenture Joseph Failla mengatakan sebelumnya perusahaan mengabaikan serangan dunia maya. "Kita tidak bisa mengabaikannya," katanya.
"Perusahaan-perusahaan yang mengabaikannya yang akan menderita nantinya," tambahnya.
Kamp pelatihan mendidik staf terlibat dalam permainan perang.
Ada tim yang mencoba meretas server bank, dan tim lainnya yang menlawan serangan-serangan itu.
"Ada satu tim mencoba meretas ke dalam sistem - jadi itulah para peretas," kata Failla.
"Kemudian ada tim yang mencoba menanganbi serangan itu," jelasnya.
Accenture menjelaskan sejauh ini belum melihat adanya tim yang berhasil menangani seluruh serangan tim lawan.
"Kami belum menemukan tim yang tidak bisa dijebol oleh tim penyerang, selalu saja ada yang lolos!" ujarnya.
Ini menjelaskan mengapa sistem keamanan siber Westpac menghadapi banyak serangan, setiap hari.
"Kami memiliki tim gabungan yang berbagi keahlian mereka," kata Johnson.
"Kami memiliki tim yang menguji dan menilai keamanan sistem kami sendiri terus-menerus," tambahnya.
"Jadi kami akan membayar orang kami sendiri untuk menerobos masuk, serta ahli dari luar untuk masuk ke sistem kami sehingga menemukan kerentanan, memulihkan dan mengatasinya sebelum orang lain melakukannya," katanya.

Baca tanpa iklan