'Sosok Islami' Diperebutkan Jelang Pilpres 2019
Jelang penutupan pendaftaran calon presiden dan wakil presiden 10 Agustus 2018, perpolitikan di Indonesia semakin dinamis dengan sejumlah…
Sementara Nyarwi mengatakan aspirasi PA 212 cukup "menentukan".
"Mereka potensial juga untuk jadi penentu dalam arti selisih partai politik untuk merebut suara di luar \'captive market\' mereka," jelasnya.
"Sedikit memang tapi kalau jumlahnya tujuh hingga delapan juta dan selisih angka kedua kubu sangat tipis, ya suara sebanyak itu cukup mengerikan juga."
Sementara itu, Ustadz Bernard yang menjadi mualaf lebih dari 20 tahun lalu mengatakan jika pada akhirnya kubu Prabowo tidak menerima rekomendasi kelompoknya, maka perlu ada musyawarah dan pembicaraan kembali.
"Tapi kita akan lihat siapa yang akan ia pilih, juga kita lihat apakah pilihannya itu baik dan shaleh dan kita adakan lagi musyawarah."

Baca tanpa iklan