Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
ABC World

Netizen Indonesia Kecewa Dengan Debat Capres Yang Kaku Dan Kurang Menarik

Reaksi yang bermunculan dari netizen di media sosial menyatakan kecewa dengan debat perdana presiden dan wakil presiden di Indonesia…

Tribun X Baca tanpa iklan

Namun selama pemerintahnnya empat tahun terakhir, para pendukung Pabowo seringkali mempertanyakan latar belakang "keislaman" Presiden Jokowi.

Dan tahun ini Jokowi memilih Ma\'ruf Amin, ulama berusia 75 tahun yang sebelumnya menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai pendampingnya.

Sementara itu, Prabowo memilih Sandiaga Uno mantan wakil gubernur DKI Jakarta, seorang pengusaha muda yang sering digambarkan sebagai memiliki daya tarik kuat untuk menggaet generasi milenial di Indonesia.

Unsur agama menjadi salah satu perhatian utama netizen di media sosial dengan banyak postingan membicarakan doa yang dilakukan kedua pasangan calon sebelum debat dilangsungkan.

Pendukung Jokowo mengirim cuitan bahwa presiden dan Mar\'uf Amin sholat di mesjid sebelum debat dimulai.

Yang lain mengatakan bahwa Prabowo dan Sandiaga juga sholat bersama.

Rekomendasi Untuk Anda

Tema debat perdana ini adalah masalah hukum, HAM, terorisme, dan korupsi, namun para pengamat mengatakan karena tema dan pertanyaan sudah dibocorkan sebelumnya, sehingga debat berlangsung kurang menarik.

"Inilah akibatnya bila pertanyaan sudah diberikan kepada para calon." kata Feri Amsari, Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Padang.

"Debat menjadi kurang menarik karena para calon seperti menghapal jawaban mereka." katanya kepada televisi lokal ketika debat berlangsung.

Apa yang dilakukan para calon harus dihargai

Dalam pidato pembukannnya, Presiden Jokowi yang menggunakan teks yang sudah dipersiapkan menyampaikan visinya mengenai Indonesia.

Sementara itu, Prabowo tampak lebih percaya diri dalam pidato yang tanpa teks, selain berbicara sendiri, Prabowo juga memberikan kesempatan kepada Sandiaga Uno juga berbicara.

Namun pidato Prabowo dikritik karena hanya mengulangi apa yang sudah disampaikan sebelumnya dalam kampanye.

Meski debat mendapat banyak kritikan, Jokowi mendapat pujian karena lebih berani dalam jawaban-jawaban debat.

Beberapa kali Presiden Jokowi memberi jawaban atas tuduhan lawan dengan mengatakan \'jangan hanya menuduh, beri bukti dan laporkan ke pihak berwenang."

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas