Pengembang Tancap Gas Bangun Rusunami
Di Kemayoran, Perumnas akan membangun delapan menara apartemen. Adapun di Palembang enam menara.
Editor:
Hendra Gunawan
Proyek ini terdiri dari satu menara rusunami dan tiga menara apartemen sederhana milik (anami).
"Pemasaran sejak Desember 2015," kata Direktur Operasional PT PP Properti Galih Saksono.
Apartemen dengan harga Rp 200 juta per unit menyasar kalangan pekerja di sana. Ia mengklaim rusunami ini siap huni pada 2018 mendatang.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Adhi Persada Properti Bindut Dewanto menyebut Februari 2016 nanti pihaknya akan meluncurkan rusunawa di Tambun, Bekasi dan Sidoarjo Jawa Timur.
Untuk membangun dua menara rusunawa di Tambun, Adhi Persada harus keluar dana Rp 400 miliar. Sedangkan proyek antara satu atau dua menara sejenis di Sidoarjo berkisar Rp 250 miliar.
Selain itu, anak usaha Adhi Karya ini juga berminat membangun rusunami plus yang menyasar kelas menengah di bilangan Bekasi. Ini adalah hasil kerjasama dengan pihak ketiga. Namun, Bindut masih belum bersedia membeberkan identitas mitra kerjanya.
Yang jelas, sampai akhir tahun ini, Adhi Persada Properti bakal membangun total 2.000 unit rusunawa.
Selain perusahaan pelat marah, pengembang swasta juga berminat di proyek ini. Sebut saja Agung Podmoro di proyek Podomoro Golf View yang tengah membangun dua menara rusunami. (Dea Chadisa Syafina)