Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Gagal Bayar Reliance

BPJS Ketenagakerjaan Ikut Teseret Kasus Dugaan Penipuan Obligasi di Reliance Securities

Bisa saja portofolio investasi milik BPJS Ketenagakerjaan tersebut memang dikelola oleh Reliance Securities. Namun, terjadi penyimpangan oleh oknum.

BPJS Ketenagakerjaan Ikut Teseret Kasus Dugaan Penipuan Obligasi di Reliance Securities
KONTAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus mendalami kasus dugaan penipuan yang menyeret nama PT Reliance Securites.

Bahkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan juga bakal dipanggil.

Nama BPJS Ketenagakerjaan ikut disebut dalam kasus ini karena surat utang FR0035 yang dijadikan aset dasar alias underlying dalam kasus ini merupakan milik badan sosial tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Firdaus Djaelani menyebut, pihaknya akan meminta keterangan dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan begitu regulator bisa mengidentifikasi kasus ini dengan lebih dalam.

Menurut dia, sejumlah kemungkinan memang masih terbuka terkait terseretnya nama BPJS Ketenagakerjaan.

Bisa saja portofolio investasi milik BPJS Ketenagakerjaan tersebut memang dikelola oleh Reliance Securities.

Namun, kemudian terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh sejumlah oknum di dalamnya, sehingga kasus penipuan pun terjadi.

"Yang penting apakah BPJS Ketenagakerjaan tahu kalau aset milik mereka digunakan sebagai underlying di sana," ujar Firdaus, Selasa (3/5).

Kasus dugaan penipuan obligasi  ini bermula pada April 2016 ketika setelah salah satu investor bernama Alwi Susanto mengaku tertipu, karena dana investasi sebesar Rp 2,2 miliar plus janji pengembangan sebesar 12 persen tak kunjung dia terima.

Padahal waktu jatuh tempo dari perjanjian tersebut adalah di akhir 2015.

Reporter: Tendi Mahadi

Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas