Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Petani Tembakau Tak Perlu Beralih Komoditi Lain

Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Indonesia mengimbau kepada petani tembakau agar tidak khawatir terkait intimidasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Petani Tembakau Tak Perlu Beralih Komoditi Lain
TRIBUN JABAR/BUKBIS CANDRA ISMET BEY

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Indonesia mengimbau kepada petani tembakau agar tidak khawatir terkait intimidasi dari pihak tertentu untuk ‎beralih ke komoditi lain.

"Saya mendengar bahwa petani tembakau di desak beberapa pihak untuk beralih komoditi dengan tanaman lain, kita (petani) paham betul soal apa yang sebaiknya dan tidak untuk ditanam, jadi petani tembakau jangan khawatir," ujar Ketua Umum KTNA, Winarno Tohir, Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Menurutnya, petani bebas menanam jenis komoditi apapun yang diinginkan dan dilindungi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman. "Sehingga petani punya hak atas pilihan komoditi," ucapnya.

‎Lebih lanjut dia mengatakan, alasan petani tembakau jangan didesak untuk beralih ke komoditi lain yaitu adanya pengetahuan bertanam yang turun menurun diwariskan dan nilai ekonomis tembakau layak diperhitungkan.

"Budaya menanam tembakau adalah warisan dari generasi ke generasi dan sekarang harga lumayan bagus, bisa Rp 43 ribu," paparnya.

Selain itu, Winarno‎ juga mendorong agar pemerintah dan DPR melakukan revisi atas UU Sistem Budidaya Tanaman (UU SBT) karena dibutuhkan untuk memberi jaminan atas seluruh aspek pertanian.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dalam usulan perubahan, prinsip pertanian Indonesia semakin dipertegas dalam kerangka memperkuat, melindungi kepentingan negara dan petani itu sendiri,ini bisa di lihat dari asas-asas yang dianut. Usulan ini juga sudah disampaikan ke Komisi IV DPR," tuturnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas