Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rumah Tapak Masih Jadi Favorit Banyak Pengembang

Saat ini Metland memiliki landbank seluas 670 hektare yang tersebar di tujuh kawasan yang sudah mereka kembangkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Rumah Tapak Masih Jadi Favorit Banyak Pengembang
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah pengunjung mengamati pameran properti di Balai Kartini, Jakarta, Kamis 917/9/2015). 

HK Realtindo akan terus mengembangkan rumah tapak. Taufik mengatakan kawasan yang masih prospektif untuk dikembangkan menjadi proyek landed house adalah yang berdekatan dengan akses transportasi massal. Oleh karena itu, mereka tengah membidik pengembangan perumahan di kawasan penyangga Jakarta yang dekat yang memiliki akses transportasi.

Saat ini HK Realtindo sedang menjajangi pengembangan proyek landed housedi beberapa wilayah Jabodetabek. Sementara proyek rumah tapak yang sudah mereka kembangkan ada di sawangan dan Pejaten.

Selain itu, wilayah lain menurut HK Realtindo yang menarik dikembangkan menjadi kawasan landed house ada di Palembang dan Lampung sejalan dengan pengembangan infrastruktur jalan tol yang sedang dibangun induknya di Trans Sumatera. Saat ini mereka tengah melakukan pembebasan lahan di kedua kota tersebut untuk dikembangkan menjadi perumahan.

Taufik bilang, rumah tapak yang masih sangat menarik saat ini adalah rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan hunian tapak dengan harga jual sekitar Rp 500 juta.

Ciputra Grup juga masih akan terus membangun rumah tapak. Sebab menurut perseroan landed housing di Indonesia masih sangat dibutuhkan, terutama di kota-kota yang harga tanahnya relatif belum selangit.

"Sedangkan apartment baru bisa dikembangkan di kota-kota besar yang porsi harga tanahnya sudah jauh melebihi harga bangunan diatasnya." Kata Harun Hajadi, Direktur Ciputra Grup

Karena itu, Ciputra masih akam terus mencari peluang untuk membangun rumah tapak.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Harun, pengembangan landed house bisa dikembangkan di hampir semua kota di Indonesia.

Terbukti saat ini perusahaan konglomerasi ini sudah mengembangkan banyak proyek rumah tapak di berbagai kota mulai dari Medan sampai Jayapura.

Ciputra melihat peluang untuk bangun rumah tapka di Jakarta sudah tipis karena harga tanah yang sangat mahal.

Namun di sub urban Jakarta Ciputra memandang peluangnya masih ada.

Tahun depan, Ciputra akan meluncurkan proyek perumahan baru di Makassar. Sementara di sekitar jabodetabek akan diluncurkan proyek rumah tapak baru di kawasan Cibubur.

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas