Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Tutup Sevel, Modern Internasional Andalkan Bisnis Alkes dan Data Digital

"Dia akan fokus bisnis data digital dan Alkes, jadi pendapatan perusahaan masih ada (meskipun Sevel tutup)," kata Samsul Hidayat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tutup Sevel, Modern Internasional Andalkan Bisnis Alkes dan Data Digital
TRIBUNNEWS/SENO
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) ‎Samsul Hidayat ‎ 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) ‎Samsul Hidayat ‎mengungkapkan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) saat ini mengandalkan bisnis alat kesehatan dan data digital, setelah menutup seluruh gerai 7-Eleven (Sevel) pada akhir Juni 2017.

‎"Dia akan fokus bisnis data digital dan Alkes, jadi pendapatan perusahaan masih ada (meskipun Sevel tutup)," kata Samsul Hidayat usai bertemu dengan manajemen MDRN di gedung BEI, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

‎Menurut Samsul, bisnis alkes dan data digital sudah dijalankan perseroan sejak lama, namun tidak dijelaskan mengenai proyeksi pertumbuhan dari masing-masing bisnis tersebut bagi keberlangsungan MDRN.

"‎Kami tanya (ke manajemen MDRN), tapi mereka belum jelasin karena masih dihitung kira-kira berapa. Mereka juga belum ada rencana bisnis lain sekarang," ujar Samsul.

Baca: Bos Sevel Bungkam Usia Satu Jam Bertemu Direksi Bursa

‎Lebih lanjut dia mengatakan, pihak manajemen MDRN pada pekan depan akan menjelaskan kepada investor terkait keberlangsungan usahanya dan alasan penutupan gerai 7-Eleven.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mereka akan jelaskan nanti, mereka mau publik expose minggu depan, mereka akan menjelaskan semuanya," tutur Samsul.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas