Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PT Modern Sevel, Pemilik 7-Eleven Diduga Alihkan Aset

Para kreditur menduga ada pengalihan aset yang dilakukan pemegang lisensi 7-Eleven di Indonesia tersebut.

PT Modern Sevel, Pemilik 7-Eleven Diduga Alihkan Aset
TRIBUNNEWS/RINA AYU PANCA RINI
Gerai Sevel di kawasan Blok M yang sudah tutup, Jumat (7/7/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para kreditur PT Modern Sevel Indonesia (MSI) yang tergabung dalam Perhimpunan Kreditur 7-Eleven meminta transparansi atas proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).

Para kreditur menduga ada pengalihan aset yang dilakukan pemegang lisensi 7-Eleven di Indonesia tersebut.

Kuasa hukum perhimpunan kreditur David L Tobing mengatakan, pihaknya menemukan beberapa gerai 7-Eleven yang berganti nama menjadi pojok halal.

Salah satunya yakni gerai yang terletak di daerah Sunter, Jakarta Utara. David pun menduga, pengalihan tersebut sudah terjadi sebelum PT MSI diputus dalam keadaan PKPU.

"Hal-hal seperti ini yang perlu dijelaskan oleh debitur apakah memang ada pengalihan tersebut?" ungkapnya, Senin (25/9/2017).

Terlebih, ia pun mengklaim saat ini stok barang para kreditur yang mayoritas merupakan supplier masih ditahan debitur.

"Kalau memang seperti ini adanya itikad tidak baik dari debitur dan ada unsur tindak pidana," tambah David.

Jangan sampai, lanjut dia, hal tersebut sudah diskenario oleh PT MSI. Sehingga ketika jatuh pailit, para kreditur supplier tidak mendapatkan apa-apa.

Kendati begitu, David masih akan melakukan verifikasi lebih lanjut soal keberadaan gerai pojok halal tersebut. "Maka dari itu kami meminta penambahan pengurus PKPU guna adanya asas keadilan, dan ada pengawasan langsung terhadap direksi perusahaan."

Namun sayangnya, surat penambahan yang kembali diserahkan dalam rapat perdana itu belum mendapat jawaban dari hakim pengawas, Abdul Kohar.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas