Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Wamen ESDM Targetkan Rasio Elektrifikasi 97 Persen Pada 2019

Hingga Oktober 2017, rasio elektrifikasi Indonesia sudah mencapai 93,08 persen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
zoom-in Wamen ESDM Targetkan Rasio Elektrifikasi 97 Persen Pada 2019
TRIBUNNEWS/ADIATMA FAJAR
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hingga Oktober 2017, rasio elektrifikasi Indonesia sudah mencapai 93,08 persen. Pemerintah pun menargetkan rasio meningkat 97 persen di 2019.

"Hingga tahun 2019 ditargetkan rasio elektrifikasi nasional kita tingkatkan hingga lebih dari 97 persen," ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar di kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Arcandra mengakui dengan rasio elektrifikasi 93 persen saat ini belum bisa memenuhi kebutuhan di Indonesia bagian Timur, karena masih banyak pedesaan di daerah terpencil yang belum mendapat pasokan listrik.

“Memang masih ada provinsi dengna rasio elektrifikasi rendah seperti NTT dan Papua," ungkap Arcandra.

Arcandra memaparkan dalam mendorong rasio elektrifikasi pemerintah lakukan percepatan elektrifikasi perdesaan melalui penyediaan listrik hingga 50 MW. Hal itu tertuang di Peraturan Menteri ESDM nomor 38 tahun 2016

"Ditargetkan bagi perdesaan belum berkembang, terpencil, perbatasan dan pulau kecil berpenduduk," kata Arcandra.

Arcandra menambahkan upaya lainnya adalah program pra elektrifikasi melalui penyediaan lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE). Di 2017 ditargetkan bagi 80 ribu lebih rumah tangga, dan tahun 2018 sebanyak 175 ribu lebih rumah tangga.

Rekomendasi Untuk Anda

Program pembagian LTSHE difokuskan bagi desa belum berlistrik yang jumlahnya sekitar 2500 desa. Kapasitas pembangkit listrik Indonesia saat ini sekitar 60 ribu MW.

"Kapasitas tersebut telah mengalami peningkatan sekitar 7 ribu MW dari kapasitas tahun 2014 sebesar 53 ribu MW," papar Arcandra.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas