Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Darmin: Ekonomi Indonesia Tidak Tumbuh Tinggi, Tapi Indikator Penggerak Membaik

Darmin Nasution mengatakan, laju pertumbuhan perekonomian Indonesia tahun ini tidak terlalu signifikan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Darmin: Ekonomi Indonesia Tidak Tumbuh Tinggi, Tapi Indikator Penggerak Membaik
seno
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, laju pertumbuhan perekonomian Indonesia tahun ini tidak terlalu signifikan.

Meskipun tidak tumbuh dinamis, Darmin menyebut kualitas ekonomi Indonesia terus membaik seperti tercermin pada sejumlah indikator.

"Sebetulnya, walaupun pertumbuhannya tidak tinggi sekali, sekarang ini ada pada angka 5 persen sampai 5,1 persen, tapi itu diiringi perbaikan dari indikator lain yang menunjuk pada kualitas pertumbuhan," kata Darmin Nasution di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (11/12/2017).

Perbaikan indikator tersebut kata Darmin, terlihat dari menurunnya jumlah kemiskinan, angka pengangguran dan gini ratio yang juga diakui oleh para ekonom.

Selain itu, sektor industri juga disebutkan Darmin ikut menjadi faktor membaiknya kualitas perekonomian Indonesia.

"Masih ada satu indikator lagi yang jarang dikemukakan analis, apa itu? Yaitu peran sektor industri sebagai motor penggerak ekonomi," kata Darmin.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: BEI: Pernyataan Trump Menakutkan, Picu Sentimen Negatif di Pasar Keuangan Indonesia

Darmin menyebutkan, perbaikan ekonomi tersebut juga terlihat dari stabilitas harga atau laju inflasi yang berada di kisaran 3 sampai 3,5 persen.

Mantan Gubernur Bank Indonesia itu optimis hingga akhir tahun 2017 laju inflasi berada di kisaran 3,1 persen.

"Ada satu lagi yang jadi bagian kinerja ekonomi kita, yakni stabilitas. Tingkat harga dua tiga tahun terakhir itu berkisar di antara 3 sampain 3,5 persen," ungkap Darmin.

"Sampai November inflasi kita 2,87 persen. Sehingga akhir tahun tidak akan meleset banyak dari angka 3,1 persen," lanjutnya.

-- 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas