Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fintech Syariah Indonesia Meraih Pendanaan dari Dubai Expo 2020

Ethiscrowd merupakan platform finansial Teknologi (Fintek) yang memudahkan masyarakat untuk berinvestasi di bidang pengembangan properti

Fintech Syariah Indonesia Meraih Pendanaan dari Dubai Expo 2020
Istimewa
Ronald Wijaya, Co-founder Ethis Crowd dan CEO Ethis Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ethis Crowd, platform crowdfunding properti berbasis syariah pertama di dunia yang menyediakan perumahan dengan harga terjangkau bagi penduduk Indonesiamendapatkan dukungan besar dari Expo Live, yang diadakan oleh penyelenggara World Expo, Expo 2020 Dubai.

Tahun ini Ethis Crowd dapat hibah USD 100.000 dari Dubai expo 2020 dan tahap berikutnya atau tahun depan hibah akan bertambah lagi sampai dengan USD 500.000

Ethiscrowd merupakan platform finansial Teknologi (Fintek) yang memudahkan masyarakat untuk berinvestasi di bidang pengembangan property di Indonesia, terutama ke dalam proyek yang berdampak sosial, selain itu semua pembiayaan dan pengembalian menggunakan prinsip-prinsip syariah.

Para investor bisa mengakses www.ethis.co.id dan memilih sendiri proyek yang ingin didanai, selain itu para pengembang yang ingin mendapatkan pendanaan proyeknya juga bisa mengajukan melalui platform tersebut.

Walaupun berbasis syariah, Ethiscrowd telah berhasil menarik investor-investor non-muslim dari seluruh dunia.

Ethis hadir untuk memberi solusi dengan memberikan kemungkinan bagi para individu untuk berpartisipasi dalam pendanaan secara kolektif dan investasi dalam pembangunan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca: 44 Perusahaan Fintech Terdaftar di OJK

Biasanya pembangunan tersebut diselesaikan dalam satu hingga dua tahun.

Selanjutnya, rumah-rumah tersebut KPR kan melalui mitra perbankan kepada nasabahnya.

Ethiscrowd sendiri saat ini beroperasi di 3 negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Platform ini dari awal didirkan berpedoman pada system bagi hasil (Syariah) yang melarang riba, dan atau mendapatkan keuntungan dari pembayaran bunga.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas