Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dirut PGN Rangkul Karyawan Pertagas Bekerja Sama Demi Pertamina

Jobi Triananda Hasjim mengajak seluruh karyawan PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk bahu-membahu demi mencapai target holding

Dirut PGN Rangkul Karyawan Pertagas Bekerja Sama Demi Pertamina
ist
Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim turun langsung memberi kuliah kepada para mahasiswa di Universitas Airlangga, Surabaya 

Untuk itu, ia mengajak seluruh karyawan PGN dan Pertagas bisa bekerja dengan optimal untuk memperluas jaringan pipa gas bumi ke daerah yang belum terlayani. Dengan layanan pipa gas bumi yang semakin meluas, Jobi berharap rasio gasifikasi di Indonesia bisa meningkat dari angka 5 persen saat ini.

"Makanya ayok kita bersama-sama, mengembangkannya bersama-sama. Toh ujung-ujungnya, semua benefit akan kembali ke Pertamina. Karena sekarang 57 persen saham PGN di Pertamina. Jadi apa yang kita perjuangkan ini demi kebaikan Pertamina," pungkasnya.

Bertambahnya jumlah pelanggan baru, dipastikan bakal meningkatkan penjualan gas bumi PGN secara signifikan, sehingga menambah akumulasi pendapatan dan laba konsolidasian Pertamina.

Selain itu, dengan semakin banyak pemanfaatan gas bumi, maka dipastikan bakal mengurangi defisit neraca perdagangan dari impor LPG dan LNG yang selama ini banyak dilakukan untuk memenuhi kebutuhan industri dan rumah tangga.

Terkait dengan keraguan sejumlah pihak, termasuk Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (SPPB) akan dampak positif dari pembentukan holding BUMN Migas, Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Herman Khaeron meminta seluruh pihak fokus pada tujuan integrasi kedua perusahaan semata-mata hanya untuk tumbuh bersama, lebih efisien, terintegrasi, dan efektif melayani masyarakat.

Manajemen PGN menurutnya harus berbicara secara langsung dengan Serikat Pekerja untuk menghilangkan kekhawatiran para pekerja.

"Tentu ada yang khawatir bakal terjadi perbedaan perlakuan di Pertagas dari sebelumnya anak usaha yang sejajar dengan PGN menjadi cucu usaha Pertamina," kata Herman.

Namun, ia memastikan tidak ada hal yang mencemaskan bagi para pekerja Pertagas dari aksi korporasi tersebut.

"Hanya ada beberapa saja yang memanasi, mengompori, yang saya kira kita harus diniatkan untuk membangun bangsa agar lebih efisien dan lebih baik," katanya.

Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas