Seminar Nasional ke-44, Sido Muncul Terus Galakkan Sosialisasi Potensi Obat Herbal ke Penjuru Negeri
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk (Sido Muncul) tak lelah menggelar seminar nasional ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo
TRIBUNNEWS.COM, KENDARI - Dalam rangka menularkan semangat edukasi ke seluruh lapisan masyarakat terhadap potensi manfaat obat-obatan herbal di bumi pertiwi, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk (Sido Muncul) tak lelah menggelar seminar nasional ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Pada Sabtu (27/7/2019), mereka menggelar seminar nasional ke-44 di Kendari, Sulawesi Tenggara. Tepatnya di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo.
Seminar bertajuk "Pengenalan dan Pemanfaatan Produk Herbal Untuk Mencapai Indonesia Sehat" ini dihadiri sekitar 250 peserta dari kalangan kedokteran, peneliti hingga mahasiswa.
Dalam paparannya, Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan Ina Rosalina, mengungkap ada pergeseran faktor risiko determinan antara masa lalu dan sekarang yang merubah tren penyakit menular ke penyakit tidak menular.
Penyakit tidak menular itu meliputi kanker, diabetes, hingga hipertensi.
Kata Ina, beberapa jenis penyakit tersebut mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
"Kanker, diabetes, hipertensi, naik itu. Kenapa kok bisa naik? Karena perilaku kita suka ngikut orang, junkfood, makan makanan nggak sehat, keluar malam, kemudian lingkungan berpengaruh," ungkapnya, Sabtu (27/7/2019).
Tapi, ternyata ada cara ampuh mencegah penyakit tidak menular itu.
Selain lewat cara mengubah gaya hidup, hal lainnya yaitu memanfaatkan pelayanan kesehatan tradisional seperti pijat, refleksi, bekam, totok wajah, serta meminum ramu-ramuan herbal.
Minum ramuan herbal tradisional semisal jamu, ternyata dapat merevitalisasi fungsi sel tubuh manusia menjadi lebih baik.
Sebab, dengan mengkonsumsi jamu, lanjut Ina, sel-sel tubuh yang sebelumnya tertidur akan terpicu bergerak mengoptimalisasi fungsinya.
Hal ini berdampak pada peningkatan proteksi tubuh terhadap penyakit.
"Kalau bapak ibu suka minum jamu, pertahanan tubuhnya jadi bagus, karena ada optimalisasi fungsi sel tubuh, ada sel yang tidur itu jadi bergerak," ujar Ina.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.