Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pertamina Gunakan Perusahaan Asing Tangani Sumur Bocor

Dana yang dibutuhkan untuk menutup sumur minyak yang bocor diperkirakan mencapai jutaan dolar AS.

Pertamina Gunakan Perusahaan Asing Tangani Sumur Bocor
PHE ONWJ
Pertamina menggelar oil boom sepanjang 8.605 meter untuk menghalau tumpahan minyak di perairan dan di pesisir pantai utara Jawa, Minggu (12/8/2019) sebagai kelanjutan penanganan kebocoran gas dan tumpahan minyak dari anjungan yang dioperasikan PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). 

Pertamina mungkin bisa menghabiskan jutaan USD untuk menutup sumur yang bocor.

"Perusahaan yang diminta untuk menutup sumur yang bocor adalah perusahaan dari Amerika Serikat,” kata sumber dikalangan migas perusahaan di Jakarta, Senin (11/8/2019).

Tidak hanya itu saja, katanya, Pertamina PHE ONWJ juga mungkin mengeluarkan biaya yang cukup banyak untuk membersihkan pantai-pantai yang terkena tumpahan minyak, memasang ribuan meter offshore boom di tengah laut, mengoperasikan 5 units giant octopus skimmer, mengerahkan ratusan tenaga lapangan ahli yang bersertifikat IMO dan memberikan ganti rugi kepada penduduk.

Sumber tersebut yakin Pertamina tetap pada komitmentnya untuk menyelamatkan lingkungan dalam tumpahan minyak tersebut.

Dalam operasi penanggulangan tumpahan minyak ini Pertamina PHE ONWJ tetap mengutamakan jasa dan produk dalam negeri, ini sudah sesuai dengan PP 29 tahun 2018.

Dari informasi terakhir yang dihimpun, Pertamina PHE ONWJ berkeyakinan sumber tumpahan minyak paling lama 8 minggu lagi sudah teratasi dan keadaan terkini jumlah dampak nya dipantai sudah berkurang sekali sebab sebagian besar tumpahan minyak bisa diatasi di laut dengan baik.

Pertamina juga setiap hari menjalankan program trajectory model in real time sehingga semua daerah yang terdampak tumpahan minyak dapat diketahui dengan cepat dan tepat.

Menurut sumber itu, tidak benar kalau ada daerah yang terkena tumpahan minyak tidak diketahui dan tidak di tanggulangi oleh team penanggulangan tumpahan minyak Pertamina PHE ONWJ.

Ditambahkan, Pertamina dan team penunjang operasi PHE ONWJ, antara lain logistic, command centre di PHE Tower dan team penanggulangan tumpahan minyak seharusnya kita appresiasi sebab semua team tersebut di atas selalu siaga 24 jam dan berkerja keras selama 24 jam.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas