Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pertamina Dinilai Tak Perlu Libatkan Perusahaan Asing Tangani Tumpahan Minyak

Tumpahan minyak menurut Kardaya sebaiknya ditangani perusahaan domestik sejauh mampu melaksanakannya.

Pertamina Dinilai Tak Perlu Libatkan Perusahaan Asing Tangani Tumpahan Minyak
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Pertamina Hulu Energi Offshore North Java (PHE-ONWJ) terus memperkuat personil dan peralatan untuk menangani pembersihan tumpahan minyak yang tidak tertangkap di laut dan lepas hingga ke pantai. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT (Persero) Pertamina harus memprioritaskan perusahaan dalam negeri dalam mengatasi kasus tumpahan minyak. Selama perusahaan di Indonesia bisa dan mampu maka perusahaan asing sebaiknya tidak perlu.

Demikian ditegaskan anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Kardaya Warnika di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Kardaya Warnika mengaku pihaknya mengetahui bahwa ada upaya Pertamina mendorong masuknya perusahaan asing untuk dilibatkan dalam kasus penanggulangan tumpahan minyak di anjungan lepas pantai milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

“Kalau masih bisa ditangani oleh perusahaan dalam negeri dan perusahaan itu mampu, kenapa mesti melibatkan perusahaan asing,” kata Kardaya.

Baca: Menhub Perintahkan Dirjen Laut Bantu Tumpahan Minyak Karawang

Menurut dia, melibatan asing juga harus memenuhi ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Jadi, tidak bisa dengan alasan mendesak atau darurat lalu dipaksanakan masuk perusahaan asing. Ada ketentuan yang wajib dipenuhi.

“Perusahaan asing yang dilibatkan untuk menangani penanggulangan tumpahan minyak di Indonesia harus mematuhi peraturan yang ada di dalam negeri,” tuturnya.

Lagi pula kasus tumpahan minyak PHE ONWJ itu masih dalam kategori tier 1 (tumpahan minyak masih di area pelabuhan dan bisa ditangani sendiri), sehingga belum membahayakan serta cukup ditangani oleh perusahaan dalam negeri. Kalau statusnya naik dari tier 1 menjadi tier 2, maka ada kemungkinan melibatkan perusahaan asing.

“Lalu apa urgensinya Pertamina mendorong masuknya perusahaan asing,” kata Kardaya.

Sebagaimana diperoleh informasi PT (Persero) Pertamina merencanakan akan menggunakan peralatan dan jasa tenaga kerja asing untuk menangani kasus tumpahan minyak PHE ONWJ.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas