Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hindari Resesi Ekonomi di Dalam Negeri, Pengamat Sarankan OJK Lakukan Hal Ini

INDEF meminta jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bertindak cepat atas risiko keuangan yang dapat menyeret Indonesia ke dalam resesi ekonomi.

Hindari Resesi Ekonomi di Dalam Negeri, Pengamat Sarankan OJK Lakukan Hal Ini
net
Ilustrasi laporan keuangan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) meminta jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bertindak cepat atas risiko keuangan yang dapat menyeret Indonesia ke dalam resesi ekonomi.

Hal ini menyusul bahan paparan Bank Dunia yang menyebut Indonesia berpotensi terkena dampak resesi ekonomi global, yang berasal dari permasalahan di sektor keuangan.

Dua masalah yang dimaksud satu di antaranya adalah masalah gagal bayar polis yang dihadapi AJB Bumiputera 1912 dan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Baca: Spesifikasi dan Varian Warna iPhone 11 yang Rilis Besok, Saksikan Live Streaming Peluncurannya!

Baca: ABM Jalin Kemitraan untuk Memberdayakan Perekonomian Masyarakat

"Kalau dari Bank Dunia menyatakan harus ada monitoring dari OJK, memang ya. Soalnya masalah dua asuransi ini kan ibarat puncak gunung es yang hanya kelihatan ujungnya. Kalau lambat respon, bisa menyeret pada resesi," kata peneliti INDEF, M. Rizal Taufikurohman, Senin (9/9/2019).

Rizal berpandangan, lantaran memiliki perbedaan yang signifikan penetapan solusi atas masalah di Bumiputera Jiwasraya harus dihitung secara hati-hati.

Baca: Ini Daerah-daerah di Wilayah Indonesia yang akan Alami Hari Tanpa Bayangan, Catat Tanggalnya

Namun itu, tidak menjadi alasan bagi OJK untuk tidak mendukung dan memberi kemudahan operasional untuk kedua perusahaan dalam memperbaiki kinerjanya.

World Bank

World Bank merilis riset terbaru bertajuk Global Economics Risks and Implementations for Indonesia baru-baru ini. Dalam riset tersebut, World bank memperingati efek resesi yang bisa menjalar kemana-mana termasuk Indonesia.

Meski World Bank menilai sistem keuangan Indonesia secara umum tahan terhadap kondisi resesi global.

Namun ada dua bidang yang memerlukan kebijakan segera salah satunya adalah sektor asuransi lantaran persoalan keuangan AJB Bumiputera dan Jiwasraya. Mereka memberikan saran untuk diambil kebijakan yang tepat.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kontan
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas