Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kementerian PUPR Percepat Sertifikasi Tenaga Kerja Sektor Konstruksi

Percepatan sertifikasi tenaga kerja sektor konstruksi dalam rangka pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Kementerian PUPR Percepat Sertifikasi Tenaga Kerja Sektor Konstruksi
TRIBUN/IQBAL FIRDAUS
Pekerja dari Suku DInas Bina Marga Jakarta Barat tengah melakukan rekonstruksi trotoar di ruas Jalan Sulaiman, Jakarta Barat, Sabtu (21/9/2019). Perluasan trotoar ini dilakukan untuk memudahkan pejalan kaki yang lewat. TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong percepatan sertifikasi tenaga kerja sektor konstruksi dalam rangka pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Hal itu juga sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi.

Satu di antara upaya yang dilakukan adalah mendorong sertifikasi melalui program vokasi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin pada saat membuka kegiatan Rapat Persiapan Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Pada Program Vokasi.

“Dengan demikian, tenaga kerja konstruksi yang kompeten semakin banyak dihasilkan dan turut mendukung Pembangunan Infrastruktur. Dan yang lebih penting mereka yang mengikuti program ini ialah SDM yang benar-benar mampu praktek di lapangan," ujar Syarif Burhanuddin, Senin (23/9/2019).

Khusus untuk program vokasi, Kementerian PUPR dalam bekerjasama dengan perguruan tinggi vokasi menekankan pembelajaran empat C yaitu: Communication, Collaboration, Creativity, dan Critical Thinking.

Baca: Soal Polemik Lelang Tender Stdion BMW, Menteri PUPR: Bisa Diulang

“Intinya mahasiswa harus mampu berpikir kritis, mampu menghubungkan ilmu dengan dunia nyata, menguasai teknologi informasi, berkomunikasi dan berkolaborasi hingga akhirnya melahirkan gagasan inovasi di dunia kerja," ujar Syarif Burhanuddin.

Sebagai informasi, pada tahun 2019 target pelatihan dan sertifikasi sebagian diarahkan untuk pendidikan vokasi yaitu, politeknik, dan perguruan tinggi vokasi.

Target Kementerian PUPR untuk program vokasi pada tahun 2019 sebanyak 21 ribu orang dan untuk pada tahun 2020 meningkat hampir dua kali lipatnya yakni sebanyak 48 ribu orang.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas