Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kabinet Jokowi

BUMN Watch: Erick Thohir Tak Perlu Gamang Benahi Perusahaan Pelat Merah

BUMN Watch menyarankan agar Erick Tohir mengevaluasi kembali holding yang telah dilakukan Rini Soemarno selama ini.

BUMN Watch: Erick Thohir Tak Perlu Gamang Benahi Perusahaan Pelat Merah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pengusaha Erick Thohir memberikan keterangan sebelum meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (21/10/2019). Erick Thohir kini resmi diangkat menjadi Menteri BUNN di kabinet Jokowi-Maruf Amin. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir diminta tidak gamang untuk membenahi Kementeriannya yang mengelola 142 BUMN. 

Permintaan itu disampaikan Ketua Koordinator BUMN Watch Naldy N Haoren SH kepada wartawan menyikapi permintaan Erick Tohir yang akan menempatkan 3 orang sebagai Wakil Menteri (Wamen) nya.

"Dengan meminta 3 orang menjadi Wamen Erick Thohir terlihat gamang dan ragu dalam mengelola BUMN. Pengusaha sekaliber Erick jangan ragu lagi mengelola BUMN meski dengan hanya 1 orang Wamen," ujar Naldy N Haroen, Jum'at (25/10/2019).

"Seorang pengusaha sejatinya adalah fighter atau petarung. Jadi Erick Thohir kami harapkan jadi petarung sejati," imbuhnya.

Naldy menambahkan, yang diperlu dilakukan Erick Thohir kedepan adalah tidak menempatkan jajaran Direksi BUMN atas dasar like and dislike. Serta, lanjut Naldy Haroen, Erick Thohir harua berani melakukan efisiensi anggaran di semua tingkatan BUMN.

Baca: Mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas: Ada Menteri Not Right Man In The Right Job, Siapa Saja Mereka?

"Perusahaan-perusahaan di BUMN ini kan sudah berjalan berpuluh-puluh tahun. Jadi, tidak ada yang susah untuk mengelola BUMN. Erick tinggal meneruskannya saja," jelasnya.

Baca: Cerita Jonan Jelang Lengser dari Menteri, Istri Tanya, Nanti Mau Ngomong Apa Udah Siap Belum?

Menurut Naldy Haroen, godaan terberat yang akan dihadapi Erick Thohir di masa yang akan datang adalah menghindari intervensi dari partai politik, yudikatif dan legislatif. 

Baca: Cerita Lengkap Nyasarnya Bus Sudiro Tungga Jaya di Tepi Jurang Hutan Wonogiri

"Itu tantangan terberat yang bakal dihadapi Menteri BUMN. Karena, selama ini BUMN dianggap jadikan 'sapi perahan' oleh mereka. Jadi Erick harus berani 'melawan' mereka," tuturnya.

Dia menambahkan, BUMN Watch tidak punya kepentingan apapun dalam hal ini. 

"Kami hanya mengamati apa yang terjadi sesugguhnya di lapangan serta berkomukasi dengan serikat-serikat pekerja BUMN. Sehingga informasi tentang BUMN yang kami dapatkan berdasarkan fakta." kata dia.

Baca: Wiranto, Jonan, Susi dan Amran Sulaiman Terpental, Tak Muncul di Tim Kabinet Indonesia Maju

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas