Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Benarkah Tarif Pesawat Lebih Murah Dibanding Ojek Online? Begini Hitungan Bos Garuda

Seorang bos Garuda Indonesia membandingkan tarif pesawat terbang dengan tarif ojek online (ojol).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Benarkah Tarif Pesawat Lebih Murah Dibanding Ojek Online? Begini Hitungan Bos Garuda
Website/Garuda Indonesia
Fuad Rizal, Plt Dirut Garuda 

“Dari 2016, Garuda hanya menjual 60 persen dari tarif range-nya."

"Citilink 30 persen di bawah."

"Sehingga secara rata-rata, Garuda kenaikan harganya 25 persen."

"Citilink 40 persen setiap tahunnya," ucap dia.

Sebelumnya, sejmlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta masih mengeluhkan harga tiket pesawat yang dinilai mahal.

Husna, mahasiswa asal Universitas Negeri Yogyakarta mengaku, harga tiket pesawat untuk penerbangan Jakarta-Yogyakarta masih mahal.

Ketika ditemui, ia akan terbang ke Yogyakarta.

Rekomendasi Untuk Anda

Harganya sekitar Rp 900.000.

Padahal kata dia, biasanya harga tiket pesawat ke Jakarta-Yogyakarta paling mahal Rp 600.000.

Senada dengan Husna, Fendi menilai harga tiket masih tinggi.

Saat ditemui, Fendi akan terbang dari Bandara Soekarno-Hatta ke Pangkal Pinang.

Fendi mendapat tiket pesawat dengan harga di atas Rp 1 juta.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengatakan, tahun 2019 ini, jumlah wisatawan mancanegara diprediksi hanya akan mencapai 16,3 juta.

Padahal, target jumlah wisatawan asing bisa mencapai 18 juta.

Ia mengatakan, faktor penyebab tak capai targetnya jumlah wisatawan ke Indonesia disebabkan mahalnya harga tiket pesawat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas