Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gojek Xcelerate Buka Peluang Pendanaan untuk Startup Binaan

Pada sesi demo yang digelar, Jumat (14/2/2020), para startup mempresentasikan model bisnis mereka dihadapan calon investor dari Indonesia dan global

Gojek Xcelerate Buka Peluang Pendanaan untuk Startup Binaan
Tribunnews.com/Lita Febriani
Demo Day Gojek Xcelerate di Kantor Gojek, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gojek Xcelerate telah digelar dan berhasil menyaring sembilan startup terbaik Tanah Air.

Kesembilan startup pilihan tersebut adalah HRTG, e-tanee, Meyerfood, Kiddo.id, Sugar, Gigel.id, Mad, Callista dan Bumi.

Baca: Gojek Xcelerate Batch 3 Jaring Sembilan Startup Sektor Ritel

Mengangkat tema daily consumer innovation, batch 3 Gojek Xcelerate melatih para startup di sektor ritel dalam menerapkan inovasi kebutuhan sehari-hari konsumen sehingga perusahaan dapat bersaing dan tumbuh lebih cepat.

Pada sesi demo yang digelar, Jumat (14/2/2020), para startup mempresentasikan model bisnis mereka dihadapan calon investor dari Indonesia dan global.

"Melalui kesempatan ini, Gojek Xcelerate membuka akses yang luas kepada para startup untuk mendapatkan dukungan bagi bisnisnya, termasuk kesempatan untuk bisa terintegrasi ke dalam platform dan ekosistem Gojek," tutur Chief Marketing Officer Gojek, Ainul Yaqin saat Demo Day Gojek Xcelerate di Kantor Gojek, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020).

Para startup yang terjaring dalam Gojek Xcelerate dilatih oleh Gojek dan beberapa partner lain seperti McKinsey and Co, UBS Bank dan Google Developers Launchpad dengan menggunakan kurikulum khusus.

Baca: Potensi Tambahan Rp 1-4 Juta, Keluarga Mitra Gojek Ikuti Pelatihan Gojek Swadaya

Kesembilan peserta yang terjaring pada batch 3 ini merupakan startup yang bergerak di sektor ritel.

"Pertumbuhan industri ritel Indonesia tumbuh pesat. Rata-rata 10 persen tiap tahunnya. Dilihat dari pertumbuhan ini dengan adanya peran digital atau digitalisasi ini terjadi perubahan kebiasaan. Modelnya itu dari bisnis langsung ke konsumen, konsumen bisa dapatkan produk dalam satu genggaman. Ini artinya bagi mereka termasuk temen-temen startup bagaimana bisa menghasilkan produk dan jasa yang bisa bersaing, di tengah market yang demikian ramai," ungkap Chief of Corporate Affairs Gojek, Nila Marita.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Lita febriani
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas