Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rupiah Anjlok, Pemerintah Disebut Kurang Antisipatif Hadapi Corona

Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang menembus angka Rp 14.000 disebut merupakan dampak dari penyebaran virus corona.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Rupiah Anjlok, Pemerintah Disebut Kurang Antisipatif Hadapi Corona
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo berpidato dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2019 di Jakarta, Kamis (28/11/2019) malam. Acara yang sekaligus penyerahan penghargaan Bank Indonesia (BI) Award tersebut bertemakan Sinergi Transformasi Inovasi Menuju Indonesia Maju. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

"Pasar keuangan global memang sedang meradang, karena memang investor global mengira dampak dari pergerakan corona virus itu memang menyebar," kata Perry, di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Sebelumnya, pada Jumat kemarin, penguatan dolar AS terhadap rupiah mencapai 3,5 persen atau 492 poin.

Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS berada di level Rp 14.108 pada Jumat pagi.

Kemudian sore harinya, dolar AS bergerak fluktuatif hingga akhirnya terus menguat terhadap rupiah pada posisi 14.530.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas