Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

IDEE Care Impor 5.000 Unit APD untuk Tenaga Medis yang Tangani Pasien Covid-19

APD yang diimpor IDEE Care lewat PT Cipta Medika mencapai 5.000 unit dan kemudian disalurkan ke sejumlah rumah sakit

IDEE Care Impor 5.000 Unit APD untuk Tenaga Medis yang Tangani Pasien Covid-19
Alex Suban/Alex Suban
ILUSTRASI - Petugas memindahkan alat penyemprot disinfektan di Gudang Darurat Pencegahan Covid-19 Palang Merah Indonesia (PMI), di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (30/3/2020). PMI mendistribusikan logistik penanganan Covid-19, seperti masker, cairan disinfektan, alat pelindung diri (APD), mesin genset, serta alat penyemprotan disinfektan ke seluruh wilayah di Indonesia melalui gudang tersebut. Warta Kota/Alex Suban 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelangkaan atau keterbatasan alat pelindung diri (APD) dalam masa Covid-19 ini sangat memprihatinkan sehingga beberapa garda depan dokter dan tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 terpaksa memakai APD seadanya.

Terbatasnya APD juga menyebabkan jumlah dokter yang terjangkit virus ini semakin meningkat.

Prihatin atas kondisi tersebut, perusahaan importir alat-alat kesehatan PT Cipta Medika kini  memutuskan mengimpor APD lebih banyak lagi untuk membantu ketersediaan stok APD di dalam negeri demi membantu para dokter 

Endah Watiningsih, owner PT Cipta Medika mengatakan, pihaknya merasa terpanggil untuk bisa membantu mengimportkan APD.

Bersama tiga partnernya pihaknya memfasilitasi antusiasme para donatur dan relawan untuk menyalurkan dana yang mereka donasikan untuk dibelanjakan APD dari luar negeri lewat IDEE Care.

Baca: Kabar Baik! PUFF, Nucleus Farma dan Prof Nidom Foundation Kembangkan Obat Covid-19

APD yang diimpor IDEE Care lewat PT Cipta Medika mencapai 5.000 unit dan kemudian disalurkan ke sejumlah rumah sakit untuk selanjutnya digunakan oleh para tenaga medis seperti dokter, suster dan garda terdepan lainnya.

Baca: Masih Ada Pandemi Corona, Kemenag: Tunda Dulu Akad Nikahmu!

Endah menyatakan bersyukur bisa merealisasikan impor APD ini. Dia menyatakan, kesuksesan dalam mengelola binis sejatinya baru benarpbenar terasa apabila bisa memberikan manfaat untuk masyarakat luas.

Baca: Bahan Alami Curcumin Berkhasiat Tingkatkan Imunitas Tubuh, Tapi Bukan Obat untuk Covid-19

"Saya merasakan sekali pahitnya merintis bisnis. Selama 18 tahun bekerja pada orang dan 7 tahun membangun beberapa usaha gagal dan bangkit, penuh dengan suka dan duka, sehingga sekarang di saat usaha saya yang alhamdulilah mulai berkembang dan bisa menghidupi banyak orang, saya rasa kegiatan berbagi merupakan keharusan," ujar Endah.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas