Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Ringgit Langsung Menguat Setelah OPEC+ Sepakat Pangkas Produksi Minyak

Minyak mentah Brent diperdagangkan 1,54 persen lebih tinggi yakni pada 32,16 dolar AS per barel.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Ringgit Langsung Menguat Setelah OPEC+ Sepakat Pangkas Produksi Minyak
Finance and Markets
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Nilai tukar ringgit menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan sesi awal hari ini.

Penguatan ini dipicu sentimen positif pasar pada catatan lokal setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC +) sepakat untuk memangkas produksi minyak sekitar 10 juta barel per hari pada periode Mei dan Juni.

Pada pukul 09.00 waktu setempat, ringgit berada pada posisi 4.3150 terhadap dolar AS, menguat jika dibandingkan pada penutupan kemarin di level 4.3200.

Dikutip dari laman The Star, Selasa (14/4/2020), kesepakatan OPEC + telah memberikan beberapa dukungan untuk kenaikan harga minyak dan mendukung stabilitas ringgit.

Baca: Mengenal Teknologi Canggih Kamera Ultra Vision Leica di Huawei P40 Pro yang Meluncur Hari Ini

Meningkatnya harga minyak global dianggap sebagai sentimen positif bagi pendapatan minyak dan gas Malaysia.

Minyak mentah Brent diperdagangkan 1,54 persen lebih tinggi yakni pada 32,16 dolar AS per barel.

Baca: Samsung Air Dresser Sulap Pakaian Kembali Bersih Higienis, Bebas Virus dalam 2 Jam

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara WTI Crude naik 1,47 persen menjadi 22,74 dolar AS per barel. Sementara, ringgit diperdagangkan beragam terhadap sejumlah mata uang.

Menguat terhadap Euro pada level 4.7128 dari posisi 4.7252. Namun melemah terhadap yen di posisi 4.0099 dari 4.0011.

Begitu pula terhadap poundsterling yang melemah tipis di level 5.4054 dari 5.4026.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas