Jualan Ventilator, Pengusaha Singapura Ini Kantongi 1 Miliar Dolar AS per Bulan
Menurut South China Morning Post, kekayaan Xiting pada tahun ini telah mengalami peningkatan sebesar 4,3 miliar dolar AS
Penulis:
Fitri Wulandari
Editor:
Imanuel Nicolas Manafe
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
ILUSTRASI - Ventilator atau alat pernapasan buatan Jepang yang jumlahnya sangat kurang di Jepang. Rabu (15/4/2020) pemerintah Jepang mengimbau produsen ventilator untuk meningkatkan produksi dan memudahkan pendaftaran.
"Pesanan untuk produk kami meningkat tajam pada bulan Maret. Kami menerima pesanan dari 100-an negara untuk ketersediaan perangkat medis demi memerangi pandemi ini," kata juru bicara tersebut.
Ia menambahkan, Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics telah menerima pesanan sekitar 10.000 ventilator dari Italia, meskipun berapa kisaran harga yang tepat untuk sebuah ventilator tidak disebutkan.
Baca: Pesawat Komersil Dilarang Terbang, INACA Sebut Maskapai Butuh Masa Transisi
Li Xiting, bukan satu-satunya miliarder yang sukses di tengah pandemi, kekayaan pendiri Amazon Jeff Bezos pun telah tumbuh secara substansial saat penjualan Amazon mengalami lonjakan.
Pada 24 April ini, Besos menjadi manusia bernilai sekitar 145 miliar dolar AS.
Berita Populer
Baca tanpa iklan