Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jamin Pasokan Listrik saat Libur Idul Fitri, PLN Kerahkan 31 Ribu Personel

PLN (Persero) menjamin pasokan daya listrik di seluruh Indonesia dalam kondisi aman pada libur Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Jamin Pasokan Listrik saat Libur Idul Fitri, PLN Kerahkan 31 Ribu Personel
Tribunnews/JEPRIMA
Warga saat melakukan pengecekan token listrik prabayar di Rumah Susun Bendungan Hilir, Jakarta Pusat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PLN (Persero) menjamin pasokan daya listrik di seluruh Indonesia dalam kondisi aman pada libur Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Hal itu disampaikan Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka, Jumat (22/5/2020).

Ia menegaskan sebanyak 31 ribu personel disiagakan untuk menjaga sistem kelistrikan di seluruh Indonesia guna memastikan kondisi listrik andal.

Baca: Petugas PLN Kembali Lakukan Catat Meter ke Rumah Pelanggan Akhir Bulan Ini

Baca: PLN Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

"Petugas PLN tetap akan bersiaga di unit kerjanya masing-masing untuk menjaga pasokan listrik tetap andal. Hal tersebut juga telah di atur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 di mana perusahaan pelayanan publik penyedia listrik tetap dapat beroperasi," kata I Made Suprateka.

"Selama masa siaga ini kami juga memastikan tidak melakukan pemeliharaan jaringan, mulai dari Pembangkit, Transmisi, Gardu Induk, dan Distribusi," sambungnya.

PLN memperkirakan beban puncak kelistrikan pada libur Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini tidak akan mengalami perubahan signifikan.

Hal ini disebabkan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan di sejumlah daerah dan pelarangan mudik oleh pemerintah.

Khusus untuk sistem Jawa-Bali memiliki daya mampu pasok mencapai 30.228 Megawatt (MW) dengan beban puncak sebesar 16.612 MW dengan cadangan operasi sebesar 13.616 MW.

Sekretaris Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Munir Ahmad, menyampaikan, secara keseluruhan daya mampu pasok nasional sebesar 44.273,21 MW dan beban puncak sebesar 26.649,98 MW,

"Sehingga terdapat kapasitas cadangan daya nasional sebesar 17.623,23 MW," ujar Munir.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas