Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Relaksasi Impor Segera Berakhir, Harga Bawang Putih Berpeluang Kembali Naik

Berkah harga murah yang dinikmati masyarakat kembali terusik dengan mulai naiknya harga bawang putih di pasar.

Relaksasi Impor Segera Berakhir, Harga Bawang Putih Berpeluang Kembali Naik
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sejumlah pedagang dan warga membeli bawang putih pada kegiatan Operasi Pasar Bawang Putih yang diselenggarakan CV Sinar Padang Sejahtera dan Tim Satgas Pangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin (17/2/2020). Bawang putih impor dari China tersebut, dijual mulai 1 kilogram hingga karungan (20 kilogram per karung) dengan harga Rp 28.000 per kilogram. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak sebulan terakhir harga bawang putih dan bombay yang sempat melonjak tinggi akhirnya kembali turun dan stabil di rata-rata Rp. 20.000 per kg.

Namun, berkah harga murah yang dinikmati masyarakat kembali terusik dengan mulai naiknya harga bawang putih di pasar.

Pemerhati Pertanian, Syaiful Bahari, menjelaskan masalah kenaikan harga komoditi yang terkait dengan impor seperti bawang putih, bombay dan gula, selama ini lebih banyak disebabkan oleh kebijakan restriksi atau pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah sendiri.

"Sebagai contoh bawang putih, komoditi ini selalu menuai kasus sejak 2014. Mulai dari gugatan di KPPU sampai operasi tangkap tangan oleh KPK."

"Sumber masalahnya satu SPI dan RIPH. Regulasi ini yang justru menyuburkan permainan kuota, penimbunan dan sampai rekayasa harga oleh sekelompok mafia pangan," ujar Syaiful, Sabtu (23/5/2020)

Untuk kasus bawang putih dan bombay, lanjut Syaiful, ketika relaksasi diberlakukan terbukti harga turun drastis. Bombay dari Rp 150.000 per kilo gram menjadi Rp 17.000 sampai Rp. 20.000 per kilo gram.

Sehingga kedua komoditi ini menyumbang deflasi.

"Dengan demikian, ungkap Syaiful, sekarang tinggal tergantung pemerintah, apakah tetap membiarkan harga kembali bergejolak dan merugikan jutaan masyarakat sebagai konsumen karena dipaksa menerima harga yang tidak wajar."

"Atau tetap membuka relaksasi sambil membenahi tata niaga pangan nasional agar masalah gejolak harga tidak selalu terulang," terangnya.

Informasi yang dihimpun, kondisi harga di pasar Beringharjo Yogyakarta harga bawang putih H-3 sebelum Idul Fitri mulai naik Rp. 1000. Bawang putih sinco naik dari Rp 18.000 jadi Rp 19.000 per kg.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas