Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aturan Ekspor Benih Lobster Diperketat, Menteri KKP Utamakan Aspek Budidaya

Menteri Edhy mewajibkan mereka melakukan restocking ke alam sebesar 2 persen dari hasil panennya.

Aturan Ekspor Benih Lobster Diperketat, Menteri KKP Utamakan Aspek Budidaya
tangkapan layar YouTube KompasTV
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memastikan dirinya tetap mengutamakan aspek budidaya benih lobster.

Hal itu ditunjukkan melalui syarat ketat sebelum mengekspor, siapapun harus melakukan budidaya terlebih dahulu. 

Menteri Edhy mewajibkan mereka melakukan restocking ke alam sebesar 2 persen dari hasil panennya.

“Ini aturan yang kita buat akan ada pemantauan dan pengawasan, setahun ada pemantauan dan evaluasi ke depan,” tegas Menteri Edhy ditulis Sabtu (30/5/2020).

Menteri Edhy mengajak berbagai pihak untuk turut terlibat dalam melakukan pengawasan serta memberikan masukan-masukan di sektor kelautan dan perikanan. 

Baca: Avanza Bekas Produksi 2017-2018 Ditawarkan dengan Harga Mulai Rp 135 Jutaan

Menurutnya, dengan banyaknya pengawasan dan masukan, jajarannya bisa menjadi lebih berhati-hati sekaligus memudahkan langkah dalam mengambil kebijakan di bidang budidaya.

Baca: Cari City Car? Mitsubishi Mirage Seken Harganya Cuma Rp 70 Jutaan

“Semakin banyak yang mengawasai semakin hati-hati kita. Saya ingin semua termasuk kampus ikut terjun menyikapi mencari jalan keluar bagaimana menentukan langkah perikanan budidaya di Indonesia bisa hidup kembali,” sambungnya.

Baca: Perjalanan Karier Olla Ramlan: Dari Artis Figuran Menanjak Jadi Seleb Papan Atas

Menteri Edhy juga mengaku terbuka bagi siapapun yang ingin terjun di komoditas lobster. 

Kendati terbuka, dia memberikan catatan seperti, pelaku usaha harus bisa mempresentasikan sebaran lokasi pekerjaannya, jangkauan pelibatan nelayan, serta harga beli ke nelayan itu. 

Halaman
12
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas