Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Perilaku Pengguna Angkutan Udara Dapat Berubah Pasca-Wabah Covid-19

harus ada solusi yang membuat rasa kepercayaan terhadap angkutan udara kembali dimiliki oleh penggunanya.

Perilaku Pengguna Angkutan Udara Dapat Berubah Pasca-Wabah Covid-19
Turner.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Inovasi Universitas Indonesia (UI) Ahmad Gamal menyebutkan perilaku pengguna angkutan udara akan berubah pasca wabah virus corona atau Covid-19.

"Pengguna angkutan penerbangan akan berubah perilakunya saat pasca wabah Covid-19 ini selesai, atau dalam fase new normal," kata Gamal dalam konferensi virtual, Selasa (2/6/2020).

Menurut Gamal, perubahan perilaku pengguna dalam menggunakan angkutan udara, seperti hanya menggunakan angkutan penerbangan saat mendesak saja.

Baca: AirAsia Tawarkan Reschedule Penerbangan Tanpa Biaya hingga 31 Desember 2020

"Kemudian sikap pengguna juga akan berubah, yang tadinya beranggapan positif terhadap jasa angkutan udara, menjadi bersikap negatif karena takut tertular virus," kata Gamal.

Bahkan menurut Gamal, pasca wabah ini dapat membuat pengguna yang mendukung angkutan udara bisa berubah menjadi tidak mendukung atau berhenti menggunakan angkutan udara.

Selain itu dengan adanya wabah ini, Gamal menyebutkan keyakinan terhadap angkutan udara akan mulai memudar.   

Hal ini karena timbulnya pertanyaan, apakah menggunakan angkutan tersebut terjaga dari wabah terkait.

"Pengguna angkutan penerbangan yang memiliki kebanggaan saat naik pesawat, akan berubah memiliki rasa takut untuk naik pesawat," ucap Gamal.

Gamal mengungkapkan, harus ada solusi yang membuat rasa kepercayaan terhadap angkutan udara kembali dimiliki oleh penggunanya.

"Hal ini dapat dilakukan angkutan udara dengan memastikan keamanan pengguna saat naik pesawat. Sehingga pengguna tidak merasa khawatir, tertular atau menularkan virus saat naik pesawat," ucap Gamal.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas