Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tagihan Listrik PLN

PAN Desak PLN Perbaiki Layanan Konsumen dan Segera Berikan Kompensasi

PAN mendesak PT PLN (Persero) untuk memperbaiki layanan pengaduan konsumen dan serta memberikan jawaban yang jelas bagi pengaduan konsumen.

PAN Desak PLN Perbaiki Layanan Konsumen dan Segera Berikan Kompensasi
Tribun Timur
Ilustrasi meteran listrik. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak PT PLN (Persero) untuk memperbaiki layanan pengaduan konsumen dan serta memberikan jawaban yang jelas bagi pengaduan konsumen.

Desakan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang juga Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno dalam Diskusi Virtual Media Center DPP PAN, Jumat (19/6/2020)

"Sudah banyak keluhan yang disampaikan dan sudah seharusnya PLN menjawab dengan jelas dan berikan solusi. Masalah serius seperti ini tolong jangan dijadikan lelucon oleh PLN," kata Eddy.

Baca: PLN Diminta Aktifkan Kembali Listrik Pelanggan yang Diputus Sementara

Hal yang sama disampaikan Anggota Komisi VII DPR dari PAN Andi Yuliani Paris yang meminta BUMN menegaskan orientasinya pada konsumen

"PLN kan BUMN jadi harus fokus pada konsumen oriented dan jangan hanya berhitung soal proses bisnis. Ini bukan lagi kasus per kasus tapi ada puluhan ribu yang terdampak kenaikan tagihan listrik ini. Jadi harus pembayaran kompensasi yang jelas," ucap Andi Yuliani.

Dalam kesempatan yang sama, Pengamat Energi dari UGM Fahmi Radhy menyebut bahwa secara teoritis perusahaan monopoli memang seringkali ignorant terhadap konsumen.

Baca: Fraksi PAN: Dari Awal Banyak Fraksi Ingin TAP MPRS XXV/1966 Jadi Konsideran RUU HIP

"Namun seharusnya PLN memang harus berorientasi pada konsumen. Sekarang ini masih jauh dari service excellent dari BUMN," kata Fahmi

Dalam diskusi harian tersebut, Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mewanti wanti jangan sampai kejadian yang sama terulang

"Ini kasus yang kesekian kalinya konsumen Indonesia dirugikan. Tentu konsumen berharap segera ada perbaikan. Kejadian tagihan listrik yang tidak jelas asal muasalnya ini jangan sampai terulang," ujar Tulus.

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas