Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pabrik Mitsubishi Motors Jepang di Indonesia Beroperasi Kembali dengan Standar Protokol Kesehatan

Selain pabrik yang ada di Indonesia, pabrik Mitsubishi Motor di negara lain juga mulai beroperasi tanggal 23 Juni ini.

Pabrik Mitsubishi Motors Jepang di Indonesia Beroperasi Kembali dengan Standar Protokol Kesehatan
Foto Toyo Keizai
Kantor Mitsubishi Motors di Tamachi Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pabrik Mitsubishi Motors yang ada di Indonesia, Selasa (23/6/2020) hari mulai kembali berproduksi secara normal dengan berbagai antisipasi di tengah pandemi Corona.

"Selain produksi kendaraan, kami melihat dukungan untuk tenaga medis seperti produksi masker dan pelindung wajah serta disinfektan bagi tiap pekerjanya," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (23/6/2020).

Selain pabrik yang ada di Indonesia, pabrik Mitsubishi Motor di negara lain juga mulai beroperasi tanggal 23 Juni ini.

Pabrik Mitsubishi Motors di Okazaki, Pajero Manufacturing, Pabrik Mizushima memproduksi pelindung wajah dan menyumbangkannya ke kota setempat dan lembaga medis.

Baca: Intip Jajaran Produk Mitsubishi Motors di Indonesia yang Menggunakan Mesin MIVEC

Baca: Mitsubishi Tantang Pengunjung Uji Kesenyapan Xpander Cross di Mitsubishi Motors Auto Show

"Bahkan di kantor lain, kami telah mengkonfirmasi adanya permintaan dari pemerintah daerah setempat di mana kami berada," tambahnya.

Sejalan dengan pedoman Keidanren dan lainnya, Mitsubishi Motors telah mendesain ulang ruang dan personel sejauh mungkin untuk mempertahankan ruang 2 meter atau lebih (jarak sosial).

"Selain itu, kami telah membuat peta untuk mencegah infeksi dan memvisualisasikan detail penanggulangan. Bagi mereka yang tidak dapat menjaga jarak sosial, kami haruskan mengenakan pelindung wajah dan masker. Selain itu, kami telah memasang tirai untuk mencegah kontak langsung pernapasan antar pekerja," jelasnya.

Mitsubishi Motors berproduksi kembali dengan berbagai antisipasi yang ada sesuai petunjuk kesehatan setempat.

Pemotongan gaji eksekutif sekitar 45 persen dari keseluruhan pembayaran mereka telah diputuskan oleh CEO Mitsubishi Motors, Takao Kato baru-baru ini dan menekankan pula tidak ada deviden untuk tahun ini.

Sementara itu kerugian Mitsubishi Motors per 31 Maret 2020 mencapai sedikitnya 25,8 miliar yen.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas