Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ingin Beli Produk Asuransi? Pahami dengan Baik Manfaat dan Risikonya

Produk asuransi dengan manfaat proteksi dan investasi pun turut terdampak akibat pasar investasi yang turun di masa pandemi

Ingin Beli Produk Asuransi? Pahami dengan Baik Manfaat dan Risikonya
Istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proteksi jiwa yang juga menawarkan manfaat investasi memang menarik perhatian kita sebagai konsumen.

Ibaratnya, setali tiga uang.

Namun penting sekali untuk memahami betul unit link seperti apa yang akan dibeli oleh kita, apa saja manfaat unit link dan apa risiko yang kita hadapi ke depannya dengan menginvestasikan dana ke asuransi unit link.

Produk asuransi dengan manfaat proteksi dan investasi pun turut terdampak akibat pasar investasi yang turun di masa pandemi ini, sehingga imbal hasil yang di miliki nasabah pun ikut terjun bebas.

Pengamat Asuransi Dedi Kristianto mengatakan, ada beberapa hal yang memang perlu dilakukan pelaku usaha asuransi agar memberikan kenyamanan investasi bagi para nasabahnya.

Diantaranya, memberikan informasi dan update positif secara berkelanjutan kepada para nasabahnya tentang kondisi investasi dimasa pandemi ini.

Baca: Berdayakan UMKM, Asuransi Jasindo Gelontorkan Dana Rp 2,446 Miliar

Serta hal-hal yang akan dan telah dilakukan baik itu internal perusahaan maupun kebijakan pemerintah untuk bisa menjaga investasi yang ada.

Kedua, menekankan kepada nasabah bahwa produk investasi seperti unit link tidak hanya berisi investasi tetapi juga proteksi jiwa dan kesehatan yang sangat penting dimasa pandemi saat ini.

“Pandemi yang terjadi saat ini dalam pandangan saya juga memberi peluang besar pada industri asuransi karena kondisi tersebut meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan diri dan mereka menyadari bahwa biaya kesehatan itu besar dan itu akan menjadi masalah jika harus ditanggung sendiri oleh karenanya asuransi adalah jawabannya. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana industri asuransi menjawab dan mempersiapkan diri peluang besar ini,” jelas Dedi.

Baca: Update Corona Global, 24 Juni 2020 Malam: Tembus 9,3 Juta Jiwa, Kasus di Rusia Melonjak 7 Ribu

Halaman
12
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas