Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rupiah Dibuka Melemah Rp 14.227 per Dolar AS, Senin 29 Juni 2020, Pasar Khawatir Dampak Covid-19

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot dibuka melemah ke Rp 14.227 per dolar AS dikhawatirkan adanya dampak covid-19, Senin (29/6/2020).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: bunga pradipta p
zoom-in Rupiah Dibuka Melemah Rp 14.227 per Dolar AS, Senin 29 Juni 2020, Pasar Khawatir Dampak Covid-19
KONTAN/BAIHAKI
ILUSTRASI. Rupiah Dibuka Melemah Rp 14.227 per Dolar AS, Senin 29 Juni 2020, Pasar Khawatir Dampak Covid-19. 

Berikut kurs rupiah Bank besar berdasarkan pantauan Tribunnews, Senin 29 Juni 2020, sekira pukul 10.22 WIB:

- BCA

Jual: Rp 14.430

Beli: Rp 14.380

- Mandiri

Jual: Rp 14.425

Beli: Rp 14.225

Baca: Harga Emas Senin, 29 Juni 2020 Turun Jadi Rp 911 Ribu per Gram, Berikut Rinciannya

Baca: BRI Sebut Google Cloud Platform Bisa Dorong Inklusi Finansial

Rekomendasi Untuk Anda

- CIMB Niaga

Jual: Rp 14.600

Beli: Rp 14.00

- BRI

Jual: Rp 14.505

Beli: Rp 13.995

Pegawai menunjukan uang dolar Amerika Serikat di gerai penukaran uang Ayu Masagung di Jalan Kramat Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020). Nilai tukar rupiah terus tertekan sejak beberapa pekan terakhir, terutama setelah merebaknya wabah virus covid-19. Rupiah, kini selalu berada di atas Rp 15 ribu per dolar AS.
Pegawai menunjukan uang dolar Amerika Serikat di gerai penukaran uang Ayu Masagung di Jalan Kramat Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020). Nilai tukar rupiah terus tertekan sejak beberapa pekan terakhir, terutama setelah merebaknya wabah virus covid-19. Rupiah, kini selalu berada di atas Rp 15 ribu per dolar AS. (Tribunnews/JEPRIMA)

Berikut nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berdasarkan kurs referensi JISDOR, 10 Juni – 29 Juni 2020, dilansir Bank Indonesia:

- 29 Juni 2020: Rp 13.369

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas