Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Raih Penghargaan GRC, TransJakarta Jadi "BUMD Rasa BUMN"

Penghargaan bergengsi Goverment Riak and Compliance (GRC) yang diraih TransJakarta baru baru ini menjadi pemicu BUMD

Raih Penghargaan GRC, TransJakarta Jadi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Bus TransJakarta melintas di Koridor 13 Ciledug-Tendean di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pada pertengahan 2021, sistem pembayaran transportasi antarmoda sudah terintegrasi dan diharapkan penerapan tersebut akan diberlakukan di seluruh Jabodetabek. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penghargaan bergengsi  Goverment Riak and Compliance (GRC) yang diraih TransJakarta baru baru ini menjadi pemicu BUMD DKI Jakarta dalam terus memberikan layanan yang lebih baik bagi warga DKI hingga Jabodetabek 

Hal itu diungkapkan  Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Nadia Diposanjoyo, dalam percakapan dengan Tribunews.com, kemarin.

Diungkapkan, Transjakarta menjadi satu satunya perusahaan murni milik daerah (BUMD) yang meraih penghargaan bergengsi Governance, Risk and Compliance (GRC) 2020 & Performance Excellence Award. 

Penghargaan yang diterima  pekan lalu, di auditorium TVRI ini diberikan atas upaya Transjakarta menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dengan mengintegrasikan unsur resiko dan kepatuhan dalam pengoperasianya. 

Tidak tanggung-tanggung, Transjakarta juga membawa pulang predikat "Best Corporate Performance Excellence" pada ajang kompetisi yang di ikuti oleh 200 perusahaan swasta dan BUMN di Indonesia.

“BUMD rasa BUMN” adalah predikat yang diberikan dewan juri kepada Transjakarta pada saat akhir penilaian terhadap berbagai upaya tata kelola dan manajemen resiko yang dilakukan oleh Transjakarta. 

Sejak diubah statusnya menjadi badan usaha perseroan oleh Joko Widodo (Jokowi) yang menjabat sebagai Gubenur DKI Jakarta pada tahun 2014, pembenahan terus dilakukan di dalam tubuh Transjakarta agar dapat beroperasi dengan baik dan berkelanjutan dalam melayani kebutuhan warga DKI akan transportasi tentunya dengan standar pelayanan yang sama seperti negara negara maju lainya.

Nedia memaparkan, keseriusan Transjakarta dalam perbaikan tata kelola ini tidak main main. Percepatan pembenahan dilakukan secara aggressive mulai tahun 2018 – 2019, demikian diungkapkan Nadia. 

Transjakarta memiliki perangkat pengen dali internal, perangkat pengelolaan resiko, perangkat perencanaan dan strategi korporasi, perangkat pengawasan internal dan perangkat corporate secretary sebagai landasan tata kelola yang kuat, katanya. 

Berbagai perangkat ini bersinergi dengan baik kedalam sistim operasional Transjakarta hingga mampu mencatatkan peningkatan signifikan dalam berbagai kegiatan operasionalnya.

Halaman
12
Editor: FX Ismanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas