Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
VS
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ingin Jangkau Lebih Banyak Anggota, Koperasi Harus Memanfaatkan Teknologi Digital

Asset koperasi per Juni 2020 lalu menembus angka Rp 3,5 triliun dan total pinjaman yang sudah tersalurkan ke para anggota mencapai Rp 2,4 triliun

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Ingin Jangkau Lebih Banyak Anggota, Koperasi Harus Memanfaatkan Teknologi Digital
istimewa
Ilustrasi koperasi 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Transformasi digital tidak hanya dilakukan di industri perbankan, fintech namun juga bisa dilakukan koperasi simpan pinjam.

Terbukti., KSP Sahabat Mitra Sejati  sejak tahun 2017, pihaknya mulai menyediakan layanan digital untuk produk simpanan online yang diberinama Sobatku.

"Pembuatan aplikasi ini agar bisa menjangkau lebih banyak anggota dan mempermudah dalam melakukan transaksi keuangan,"  kata Ketua KSP Sahabat Mitra Sejati,  Ceppy Y Mulyana saat webinar yang diikuti Tribunnews belum lama ini.

Ceppy menyebutkan, aset koperasinya  per Juni 2020 lalu menembus angka Rp 3,5 triliun.

Hingga akhir Juni, total pinjaman yang sudah tersalurkan ke para anggota mencapai Rp 2,4 triliun. 

Dengan Sobatku, anggota KSP Sahabat Mitra Sejati gampang melakukan pembayaran, tarik tunai, atau menabung, yakni cukup di gerai Alfamart saja. Target pasar koperasi ini adalah para pelaku UMKM. 

Berkat layanan digital tersebut, jumlah anggota KSP Sahabat Mitra Sejati sudah mencapai 30.000 anggota, yang tersebar di 28 provinsi di Indonesia.

Baca: Menteri Koperasi Tegaskan Pentingnya Memperkuat Fondasi Ekonomi Domestik

Rekomendasi Untuk Anda

Kebanyakan dari anggota koperasi ini adalah UMKM di berbagai bidang. Ada pebisnis kopi, pengusaha binatu, fesyen, hingga pengusaha roti. 

Animo masyarakat ini terutama didasarkan pada rasa memiliki anggota terhadap koperasi karena visi kegotongroyongan, dari anggota untuk anggota yang menjadi landasan berdirinya koperasi. 

Keunggulan tersebut perlu didiversifikasi dengan inovasi digital dalam mengembangkan layanan yang memudahkan dan membuat anggota merasa nyaman untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Ceppy menambahkan, modernisasi koperasi juga sangat bergantung pada kreativitas pelaku koperasi dalam memperkuat pola pengawasan manajemen koperasi.

Pelaku koperasi juga terbuka untuk bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Kementerian Informasi dan Teknologi dalam rangka meningkatkan transparansi dan kredibilitas koperasi.

Baca: Menteri Koperasi Tegaskan Pentingnya Memperkuat Fondasi Ekonomi Domestik

“Dengan membuka diri pada transparansi dan siap menjadi koperasi yang kredibel, berbagai peluang kerja sama strategis dapat dilakukan untuk dapat memperbesar nilai tambah kehadiran koperasi dalam memenuhi berbagai kebutuhan anggota," tuturnya.

Rata-rata, Ceppy bilang, anggota KSP Sahabat Mitra Sejati meminjam dengan besaran kurang dari Rp 100 juta.

Kalau ada anggota yang ingin pinjam lebih dari Rp 100 juta, bakal ditelaah lebih lanjut, terutama dari sisi bisnis, untuk menghindari kredit macet.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas