Tribun Bisnis

Kepala BKF Pertama Kali Lihat Resesi Saat Krisis 1998

Kemenkeu menyatakan, perekonomian Indonesia selalu mencatat hasil positif, kecuali saat krisis 1998.

Kepala BKF Pertama Kali Lihat Resesi Saat Krisis 1998
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Warga berbelanja aneka kebutuhan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (30/6/2020). Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, perekonomian Indonesia selalu mencatat hasil positif, kecuali saat krisis 1998.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu menceritakan dirinya baru pertama kali melihat krisis ekonomi dengan pertumbuhan minus pada 1998 dan membuat Indonesia resesi.

"Nah kalau kita lihat perekonomian Indonesia, ya ini kan selalu tumbuhnya positif, kecuali 1997 dan 1998. Jadi, cuma itu satu-satunya pertumbuhan negatif atau dalam seumur hidup saya, saya baru hidup 42 tahun," ujarnya saat konferensi pers virtual, Jumat (25/9/2020).

Febrio menjelaskan, setelah krisis 1998 tersebut, belum pernah lagi melihat ekonomi Indonesia resesi atau ekonomi minus dua kuartal berturut-turut.

Baca: Resesi Tidak Hanya Ekonomi yang Minus Selama 2 Kuartal, Begini Penjelasan Lengkap Kemenkeu

"Jadi, saya tahu waktu itu masih kuliah, tapi setelah itu tidak pernah pertumbuhan ekonomi kita negatif. Kalau kita lihat perekonomian kita ini memang agak beda dengan negara maju," katanya.

Baca: Lakukan 4 Hal Penting Ini Jika Terjadi Resesi Ekonomi, Salah Satunya Menyiapkan Dana Darurat

"Data Amerika Serikat itu sangat bagus, setiap bulan bisa keluar data pengangguran berapa. Kalau di Indonesia, data pengangguran cuma keluar dua kali setahun, sehingga di negara maju bisa mengatakan persisnya mulai resesi pada bulan apa," ujarnya.

Ikuti kami di
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas