Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Merger Bank Syariah

Politisi PKB: Merger Bank Syariah Bisa Dorong Industri UMKM Halal

Dengan pengabungan bank syariah, maka Indonesia akan memiliki satu bank Syariah terbesar yang bisa bersaing dengan bank-bank konvensional lainnya.

Politisi PKB: Merger Bank Syariah Bisa Dorong Industri UMKM Halal
ist
Sekretaris Fraksi PKB DPR RI, Fathan Subchi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rencana pengabungan tiga bank Syariah anak usaha BUMN disambut gembira banyak kalangan. 

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Berharap langkah ini akan memperkuat UMKM yang bergerak di industri halal.

"Penandatanganan perjanjian penggabungan bersyarat (Conditional Merger Agreement) PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank BNI Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri merupakan babak baru bagi upaya penguatan industry halal di Indonesia. Rencana penggabungan ini kami yakini akan membuat mimpi Indonesia menjadi leader dalam industry halal global bisa terwujud," ujar Ketua DPP PKB Bidang Ekonomi dan Perbankan Fathan Subchi, Jumat (16/10/2020).

Dia menjelaskan dengan pengabungan ini maka Indonesia akan memiliki satu bank Syariah terbesar yang bisa bersaing dengan bank-bank konvensional lainnya. 

Baca juga: Mandiri Syariah Jamin Tidak Ada PHK meski Ada Merger Bank Syariah BUMN

Dengan pengabungan ini maka secara otomatis akan meningkatkan kapasitas modal, jangkauan pasar, dan daya saing dari ketiga bank Syariah tersebut. 

"Ini merupakan tonggak sejarah sehingga Indonesia yang mempunyai umat Islam terbesar di dunia bisa melakukan transaksi perbankan dengan aman dan nyaman," katanya.

Kendati demikian kata Fathan penggabungan bank Syariah ini harus didukung dengan kejelasan fokus usaha yang menjadi trade mark bank tersebut. 

Menurutnya pengembangan industry halal yang meliputi halal food, fashion, halal tourism, halal comestic, hingga penyelenggaraan haji dan umroh bisa menjadi pilihan. 

Ketua Tim Project Management Office (PMO) sekaligus Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Hery Gunardi (tengah) bersama dengan Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Catur Budi Harto (kedua kanan) dalam virtual press conference penandatanganan Conditional Merger Agreement pada Selasa (13/10/2020).
Ketua Tim Project Management Office (PMO) sekaligus Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Hery Gunardi (tengah) bersama dengan Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Catur Budi Harto (kedua kanan) dalam virtual press conference penandatanganan Conditional Merger Agreement pada Selasa (13/10/2020). (ist)

"Kejelasan ekosistem usaha berbasis Syariah akan mendorong dan menguatkan peran dari Lembaga keuangan Syariah. Maka pemerintah harus bisa menciptakan ekosistem pendukung tersebut sehingga bank Syariah ini akan lebih kokoh ke depannya,” katanya.

Wakil Ketua Komisi XI ini berharap keberadaan bank Syariah besar nantinya akan menjangkau UMKM yang selama ini bergerak di Industri halal. 

Menurutnya banyak UMKM yang bergerak di bidang makanan halal, busana muslim, hingga travel haji&umroh yang bisa dikembangkan dengan keberadaan bank Syariah. 

"Nantinya kita berharap ada prioritas bagi UMKM yang bergerak di bidang industry halal untuk mendapatkan berbagai layanan perbankan Syariah sehingga satu sisi mereka bisa berkembang, di sisi lain hal itu juga memperkuat ekosistem ekonomi Syariah di tanah air yang dibutuhkan bank Syariah itu sendiri," ujarnya.

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas