Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Restorasi Gambut Perlu Kerja Sama Semua Pihak

Myrna menyadari upaya untuk merestorasi gambut perlu kerja sama semua pihak, termasuk tokoh agama dan pengurus masjid.

Restorasi Gambut Perlu Kerja Sama Semua Pihak
Banjarmasin Post
ILUSTRASI: Badan Restorasi Gambut (BRG) sebagai lembaga non-struktural yang bekerja untuk mengkoordinasi dan memfasilitasi restorasi gambut juga terlibat melestarikan dan mempromosikan kain sasirangan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Restorasi Gambut (BRG) mengajak para pemuka agama untuk memaksimalkan peran masjid. Langkah ini untuk memberi edukasi dan mengubah perilaku masyarakat.

Pesan ini disampaikan Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi, dan Kemitraan BRG, Myrna A. Safitri saat pembukaan kegiatan Sosialisasi Masjid Peduli Gambut di Desa Temeran, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Myrna menyadari upaya untuk merestorasi gambut perlu kerja sama semua pihak, termasuk tokoh agama dan pengurus masjid.

Baca juga: Presiden Minta BRG Lakukan Pembasahan Masif Lahan Gambut

"Kerusakan ini akibat perbuatan kita semua," ucap Myrna.

Myrna mengatakan, pembakaran lahan gambut kerap dilakukan karena dianggap murah. "BRG bersama petani telah kembangkan pertanian ramah lingkungan, tanpa bakar di lahan gambut sebagai salah satu solusi permanen pencegahan kebakaran," ujar Myrna.

Dalam pertemuan yang dihadiri takmir masjid dan da'i peduli gambut itu, Myrna mengajak masyarakat menjaga lingkungan gambut secara sukarela sebagai bagian dari ibadah.

BRG telah menjalin kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak 2017.

Kerja sama ini diwujudkan dengan pelatihan untuk para dai, ustaz, guru agama, di kampung-kampung mengenai program Dai Peduli Gambut. Selanjutnya dilakukan pengenalan eco-masjid di desa-desa gambut.

"Masjid adalah pusat syiar agama Islam yang penting. Termasuk dakwah lingkungan," ucap Myrna.

Halaman
12
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas