Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

BPS Catat Inflasi November 0,28 Persen, Tertinggi di Tual

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi di November 2020 sebesar 0,28 persen secara bulanan

BPS Catat Inflasi November 0,28 Persen, Tertinggi di Tual
Istimewa
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (16/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi di November 2020 sebesar 0,28 persen secara bulanan (month to month).

Deputi Bidang Statistik, Distribusi, dan Jasa BPS Setianto mengatakan, untuk tahun kalender yaitu November 2020 dibandingkan Desember 2019 itu mengalami inflasi 1,23 persen.

Baca juga: BPS Catat 9,7 Juta Orang Menganggur, Apa Solusi Menaker Ida Fauziyah Mencegah PHK Meluas?

Baca juga: Survei BPS: Mayoritas Penerima Kartu Prakerja Laki-laki Berusia Muda yang Tinggal di Perkotaan

"Kalau kita bandingkan November 2020 dengan November 2019 ini juga masih menunjukkan inflasi sebesar 1,59 persen," ujarnya saat konferensi pers virtual, Selasa (1/12/2020).

Sementara dari 90 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yang BPS observasi, sebagian besar menunjukkan kenaikan harga atau inflasi.

Ada 83 kota yang mengalami inflasi, sisanya 7 kota mengalami deflasi yaitu Kendari Ambon Tarakan, Tanjung pandan, Meulaboh Pare-pare dan Maluku.

"Ketujuh kota ini mengalami deflasi. Sementara, inflasi tertinggi berada di Kota Tual yaitu sebesar 1,15 persen," kata Setianto.

Dia menjelaskan, inflasi di Kota Tual merupakan andil dari kenaikan harga komoditas perikanan dan dari bahan bakar rumah tangga.

"Selain inflasi tertinggi di Kota Tual, kita juga mencatat deflasi tertinggi yaitu terjadi di Kendari sebesar minus 0,22 persen. Utamanya ini andil dari komoditas perikanan," pungkasnya.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas