Tribun Bisnis

Kapal Penyeberangan Ketapang-Lembar Resmi Beroperasi

Rute penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ke Pelabuhan Lembar Lombok pergi-pulang ini menjadi rute antar provinsi.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
Kapal Penyeberangan Ketapang-Lembar Resmi Beroperasi
TIM TDJ/TIM TDJ
Sejumlah mobil dan truk antre saat hendak melakukan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan resmi membuka rute kapal penyeberangan kapal dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ke Pelabuhan Lembar Lombok pergi-pulang.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menyebutkan, rute penyeberangan ini menjadi rute lintas provinsi dan telah ditetapkan melalui keputusan Menteri Perhubungan Nomor 308 tahun 2020.

"Pembukaan rute penyeberangan baru ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan pariwisata," ujar Budi Setiyadi dalam keterangannya, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Libur Panjang Akhir Tahun, Kemenhub Akan Cegah Truk ODOL Masuk Dermaga Penyeberangan

Menurutnya, lintas penyeberangan Ketapang-Lembar juga untuk melihat demand pasar yang dinamis sekali saat ini. Terlebih lagi jalan Gilimanuk-Denpasar sudah semakin penuh, dan pembangunan tol pun belum tersedia.

"Pertumbuhan ekonomi di kedua pulau ini cukup bagus, maka hal ini yang ditekankan Menteri Perhubungan adalah untuk kesejahteraan Angkutan Penyeberangan kita," ucap Budi Setiyadi.

Baca juga: Pelabuhan Tarakan Siap Hadapi Musim Liburan Natal dan Tahun Baru 2021

Ia juga menjelaskan, dinamika masyarakat terhadap kebutuhan lintasan cukup banyak tapi pergerakan untuk mengakomodir hal tersebut cukup lambat.

"Saya sangat berharap dengan rekan-rekan di Direktorat Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (TSDP) untuk berkomunikasi dengan Ditjen Perhubungan Laut," ucap Budi Setiyadi.

Ia juga berharap, dengan adanya penetapan lintasan Ketapang- Lembar ini juga sebagai wujud dukungan terhadap kebijakan Gubernur Bali untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Gilimanuk-Denpasar.

“Lintasan baru ini juga merupakan efisiensi waktu. Jadi akan ada 7 kapal dari 7 operator, sebagian besar berdomisili di Pelabuhan Lembar," ucap Budi Setiyadi.

Adapun ke 7 kapal yang melayani lintasan Ketapang-Lembar yakni:

1. KMP Jambo X
2. KMP Liputan XII
3. KMP Portlink VII
4. KMP Dharma Ferry VIII
5. KMP Munic VII
6. KMP Parama Kalyani
7. KMP Swarna Cakra

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas