Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kaleidoskop 2017

KALEIDOSKOP - Pandemi Covid-19 Bikin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus dan di Jurang Resesi

"PDB Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan secara kuartalan sebesar 5,05 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto

KALEIDOSKOP - Pandemi Covid-19 Bikin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus dan di Jurang Resesi
TRIBUNNEWS.COM/REYNAS
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI yang dilihat dari produk domestik bruto (PDB) terkontraksi minus 3,49 persen di kuartal III 2020 (year on year/yoy). 

Hal ini membuat Indonesia resmi masuk jurang resesi menyusul negara lainnya. 

"Kalau kita bandingkan posisi triwulan ketiga tahun lalu masih mengalami kontraksi 3,49 persen. PDB Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan secara kuartalan sebesar 5,05 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam paparan virtual, Kamis (5/11/2020). 

Merespons data itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, perekonomian Indonesia minus 3,49 persen secara tahunan tersebut lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya yang minus 5,32 persen meski masuk kategori resesi karena minus dua kuartal berturut-turut.

Baca juga: Ekonom: Covid-19 Bikin Negara Maju dan Berkembang Kompak Kena Resesi

"Hal ini menunjukkan bahwa proses pemulihan ekonomi dan pembalikan arah atau turning point dari aktivitas-aktivitas ekonomi nasional menunjukkan ke arah zona positif," ujarnya saat konferensi pers virtual, Kamis (5/11/2020).

Menteri Keuangan - Sri Mulyani Indrawati
tribunnews/dea duta aulia
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Dia menjelaskan, pandemi Covid-19 berdampak tidak hanya terhadap sisi kesehatan, tapi juga ekonomi. 

Menurut Sri Mulyani, dampak Covid-19 ke perekonomian hampir mencakup seluruh negara, kecuali China yang tidak masuk jurang resesi

"Dari sisi ekonomi, dampak dari Covid-19 ini luar biasa ke seluruh dunia, terutama pada kuartal II, kecuali China. Lainnya mengalami kontraksi yang cukup signifikan, bahkan di beberapa negara bisa mencapai puluhan hingga belasan persen mengalami kontraksi," ujarnya dalam webinar, Jumat (11/12/2020). 

Di sisi lain, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra Heri Gunawan menilai, perekonomian Indonesia saat ini mengalami dua pukulan telak. 

Halaman
12
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas