Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Bisnis

Menhub Klaim Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru Berhasil Turunkan Angka Kecelakaan

Kemenhub menyebut hadirnya Posko Terpadu Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, mampu menekan angka kecelakaan

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
zoom-in Menhub Klaim Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru Berhasil Turunkan Angka Kecelakaan
ist
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut hadirnya Posko Terpadu Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, mampu menekan angka kecelakaan pada saat libur akhir tahun tersebut. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut hadirnya Posko Terpadu Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, mampu menekan angka kecelakaan pada saat libur akhir tahun tersebut.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, Posko Terpadu Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dipersiapkan dengan segala regulasi.

"Saya berterima kasih kepada semua tim pada masa Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, yang telah bersinergi dengan baik," ucap Budi Karya dalam acara Penutupan Posko Terpadu Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Selasa (5/1/2021).

Baca juga: Terdampak Covid-19, Ini Langkah Kemenhub Tingkatkan Kinerja Industri Pelayaran Indonesia

Menurutnya, capaian positif adanya Posko Terpadu Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dengan turunnya angka kecelakaan di periode libur akhir tahun ini.

"Dari data Korlantas Polri, menunjukkan tingkat kecelakaan menurun dan Dinas Perhubungan juga melaporkan pada moda transportasi darat, kereta api, laut dan udara pun tidak terdapat kecelakaan yang signifikan," ujar Budi Karya.

Baca juga: Kemenhub Temukan Pengguna Surat Rapid Test Palsu di Pelabuhan Samarinda

Capaian positif lainnya, lanjut Budi Karya, yaitu terkait penerapan protokol kesehatan yang tetap terjaga di seluruh moda transportasi.

Berita Rekomendasi

"Beberapa capaian seperti terpenuhinya aturan Rapid Test Antigen maupun PCR, oleh para penumpang angkutan moda transportasi publik," kata Budi Karya.

"Rapid Test Antigen dan PCR, merupakan syarat untuk melakukan perjalanan jauh. Kami juga melakukan Rapid Test Antigen secara intensif di semua moda transportasi," kata Budi Karya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas