Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dirut Indika Energy Tbk Bakal Jadi Penantang Anindya Bakrie di Bursa Calon Ketum Kadin

Ketua Umum Kadin dalam Musyawarah Nasional (Munas) Kadin pada Mei atau Juni 2021 akan diramaikan oleh Direktur Utama Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid.

Dirut Indika Energy Tbk Bakal Jadi Penantang Anindya Bakrie di Bursa Calon Ketum Kadin
HandOut/Ist
Presiden Direktur PT Indika Energy, M Arsjad Rasjid saat menjadi pembicara pada Pelatihan Kepemimpinan Bangsa bertajuk "Peran Generasi Muda Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045" di Puncak, Bogor, Sabtu (26/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemilihan Ketua Umum Kadin dalam Musyawarah Nasional (Munas) Kadin pada Mei atau Juni 2021 akan diramaikan oleh Direktur Utama Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid

Lulusan Pepperdine University, Malibu California, Amerika Serikat ini serius dan mantap mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Kadin. Arsjad bahkan telah menyiapkan jurus baik untuk bertarung maupun nantinya ketika terpilih. 

Arsjad mengaku telah menghubungi anggota Kadin di berbagai daerah untuk menyampaikan keseriusan memimpin Kadin. Dia juga menyerap apa yang dikeluhkan oleh mereka dan mendengarkan masukan-masukan dari berbagai asosiasi.

"Kalau ibarat perusahaan, Kadin daerah dan asosiasi adalah pemegang saham. Jadi tugas saya adalah dengerin dulu suara mereka. Daerah yang tahu apa isu lokalnya, asosiasi yang mengerti industrinya. Ini yang harus kita kombinasikan," ujar Arsjad, dalam keterangannya, Sabtu (6/3/2021). 

Dari mendengar aspirasi anggota Kadin di daerah, rata-rata Arsyad menilai ada tantangan berat yang tengah dijalani karena pandemi. 

Menurut Arsjad, setiap daerah punya sektor industri atau usaha penopang berbeda. Karena itu, solusi yang diambil antara satu daerah dengan daerah lain tidak bisa sama.

Dia menjelaskan masalah yang dihadapi saat ini berbeda dengan Indonesia di masa krisis 1998. Menurutnya, keadaan saat ini semua sektor usaha ikut jatuh, tidak hanya pemain besar tapi juga UMKM. 

"Ini yang harus kita lihat bagaimana bantu-bantu UMKM sebab saya merasa pengusaha itu kan dari yang mikro sampai yang besar dan semua punya diberikan kesempatan," ujarnya. 

Untuk membangkitkan semua sektor usaha, Arsjad menyatakan penanganan virusnya harus tuntas dulu. Karena itu, program vaksinasi gotong-royong benar-benar harus dilakukan bersama dan menyeluruh. 

Arsjad mengaku memiliki tekad kuat untuk menjadi Ketum Kadin agar bisa mengkombinasikan aspirasi semua pihak. Meski begitu, perkara menang atau kalah, diserahkan semua kepada Tuhan.

"Jadi kalau ditanya deklarasi, saya sudah mulai deklarasi dengan hubungi satu per satu, saya tanyakan, dengarkan dari hati ke hati. Lalu saya sampaikan niat saya jadi calon ketum," terang pengusaha yang saat ini menjabat wakil ketua umum Kadin. 

Dalam pemilihan Ketum Kadin, Arsjad berhadapan dengan Anindya Bakrie, Direktur Bakrie Group anak sulung pengusaha papan atas Aburizal Bakrie. Anindya kabarnya juga sudah melakukan konsolidasi terhadap sejumlah Kadin Daerah. 

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas