Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bantuan Kemanusiaan

Beri Manfaat, Kolaborasi Swasta dan Local Hero Bantu Masyarakat Membutuhkan

Gotong-royong sudah menjadi jati diri bangsa Indonesia, bahkan nilai kebersamaan ini sudah melekat pada setiap individu masyarakat.

BizzInsight
Beri Manfaat, Kolaborasi Swasta dan Local Hero Bantu Masyarakat Membutuhkan
Shutterstock
Ilustrasi membantu sesama. 

TRIBUNNEWS.COM - Gotong-royong sudah menjadi jati diri bangsa Indonesia, bahkan nilai kebersamaan ini sudah melekat pada setiap individu masyarakat, dan mendorong lahirnya para pahlawan kemanusiaan yang turut membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

Bripka Nur Ali, Rudi Eikel, dan Mama Belgi, misalnya. Tiga sosok pahlawan kemanusiaan atau Local Hero ini membantu banyak masyarakat kurang mampu di lingkungan sekitar mereka. Berkat dedikasi dan kisah inspiratifnya, para pahlawan kemanusiaan ini pun diundang sebagai bintang tamu di acara Kick Andy.

Pada acara yang dipandu Andy F. Noya itu, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk memberikan apresiasi berupa bantuan dana senilai Rp225 juta kepada tiga sosok tersebut.

"Local Hero ini menjadi satu contoh bagi kita semua untuk selalu menyayangi, peduli dengan orang yang tidak mampu, dan mengasihi semuanya. Kalau tidak ada mereka, anak-anak jalanan, orang kurang mampu dan anak-anak yang ada di panti asuhan pasti akan susah," tutur Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat.

Irwan mengungkapkan, dirinya berharap kedepannya akan semakin banyak Local Hero seperti Bripka Nur Ali, Rudi Eikel, dan Mama Belgi yang akan membantu orang-orang yang kurang mampu, sehingga semakin sedikit orang-orang yang terpinggirkan.

Selain itu, penyaluran dana hasil kerja sama dengan Benihbaik.com ini juga semakin memudahkan Sido Muncul dalam memberikan berbagai bantuan kepada masyarakat.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyerahkan apresiasi
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyerahkan apresiasi berupa bantuan dana senilai Rp225 Juta kepada tiga pahlawan kemanusiaan.

"Kalau kami dari Sido Muncul ini ngga bisa apa-apa. Sido Muncul cuma hanya bisa menganggarkan dan hanya bisa ikut berpartisipasi saja. Kalau tidak ada para Kick Andy Hero ini, kita juga bingung mau membantunya bagaimana. Makanya saya senang sekali bisa bekerja sama dengan Benihbaik.com, dengan Andy Noya, sehingga kemampuan partisipasi kami bisa tersalurkan. Kalau nggak kerja sama nggak tersalurkan," ungkap Irwan.

Founder dan CEO Benihbaik.com Andy F Noya menyampaikan kolaborasi ini bisa menjadi cara untuk memperluas dukungan kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan.

"Dengan adanya kolaborasi kebaikan ini, bisa membantu orang-orang yang sudah berbuat baik yang kami sebut sebagai Local Hero, maka kami berharap energi ini akan semakin melebar dan membesar, sehingga membuat banyak sekali saudara-saudara kita yang bisa ditolong," jelas Andy.

3 sosok Lokal Hero, siapa mereka?

Menerima apresiasi dari Sido Muncul, Bripka Nur Ali merasa sangat bersyukur. Sosok polisi dermawan ini memiliki rumah singgah bagi ratusan anak yatim piatu dan anak terlantar di Yogyakarta, serta membina ratusan pemulung dan memperhatikan kesejahteraan lansia di lingkungannya.

"Alhamdulillah saya senang sekali dan bersyukur sekali kepada pak Irwan dari Sido Muncul, semoga kebaikan beliau dibalas oleh Tuhan. Saya berharap kepada Allah dan berdoa, semoga beliau diberikan panjang umur dan sehat selalu, serta langkah-langkah pak Irwan selalu diselamatkan di dunia dan di akhirat," ungkap Bripka Ali saat menerima bantuan dari Sido Muncul.

Selain Bripka Nur Ali, apresiasi tersebut juga diterima seorang Warga Negara Asing (WNA) kelahiran Belgia 86 tahun lalu, yang dikenal sebagai Mama Belgi. Ia memiliki enam panti asuhan untuk anak-anak yatim piatu, terlantar, anak cacat di MauMere, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mama Belgi juga mendirikan sekolah bagi anak-anak TK dan SD di NTT, serta mendirikan 8 usaha mandiri masyarakat di sana, demi membantu kesejahteraan masyarakat desa dengan usaha.

Sejalan dengan Bripka Nur Ali dan Mama Belgi, Rudi Eikel, seorang pendeta yang merupakan mantan anak jalanan dan anak punk ini juga mendirikan rumah singgah untuk anak punk dan jalanan.

Melalui komunitas Crossline yang ia dirikan, Rudi berharap anak-anak punk yang ingin ‘hijrah’ bisa diajarkan cara hidup mandiri, dan membuka usaha, seperti usaha sablon kaos yang ia geluti di Madiun, kampung halamannya.

"Saya berterima kasih kepada Sido Muncul dan pak Irwan yang sudah membantu dan menolong kami. Saya berdoa supaya beliau diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan Sido Muncul semakin jaya dengan produk-produknya yang luar biasa," ucap Rudi.

Bripka Nur Ali, Rudi Eikel, dan Mama Belgi menjadi sosok pahlawan kemanusiaan yang dapat dicontoh bagi siapapun untuk selalu berbuat kebaikan kepada sesama manusia.

Penulis: Nurfina Fitri Melina/Editor: Firda Fitri Yanda

Ikuti kami di
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas