Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengamat Sarankan Pemerintah Perpanjang Kebijakan DP 0 Persen untuk Rumah

"Kebijakan ini jangan dilakukan dalam jangka pendek, tapi lebih panjang agar bisa memanfaatkan momentum ketika pandemi berakhir," saran Piter Abdullah

Pengamat Sarankan Pemerintah Perpanjang Kebijakan DP 0 Persen untuk Rumah
Warta Kota/Nur Ichsan (SAN)
Pengunjung pameran perumahan Indonesia Property Expo, di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Relaksasi uang muka atau down payment (DP) 0 persen untuk pembiayaan rumah, dinilai belum berdampak optimal ke perekonomian seiring masih berlanjutnya pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Ekonom Senior Centre of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah saat Webinar Relaksasi DP 0 Persen Sebagai Senjata Utama Peningkatan Kredit, Rabu (7/4/2021).

Menurut Piter, kebijakan DP 0 persen tidak bisa dilihat secara parsial, tetapi harus dilihat secara keseluruhan dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dan otoritas keuangan. 

"Kebijakan ini jangan dilakukan dalam jangka pendek, tapi lebih panjang agar bisa memanfaatkan momentum ketika pandemi berakhir nanti," paparnya. 

Baca juga: Manakib Realty Kenalkan Hunian Minimalis yang Bisa Difungsikan untuk SOHO

Ia pun mengusukan, relaksasi DP 0 persen diperpanjang hingga tahun depan, karena bisa menjadi katalis proses pemulihan ekonomi agar pulih lebih cepat. 

Baca juga: 84 Persen Unit Apartemen Fifty Seven Promenade Telah Terjual

"Sebaiknya lebih panjang, tidak hanya tiga sampai enam bulan, kalau perlu sampai 2022," ucap Piter.

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas