Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Calon Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid Tekankan Pentingnya Hubungan RI-Negara MENA

kerja sama yang baik antara Indonesia (RI) dan negara-negara MENA harus dilakukan untuk memulihkan perekonomian akibat pandemi covid-19.

Calon Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid Tekankan Pentingnya Hubungan RI-Negara MENA
Ist
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, Arsjad Rasjid saat hadir dalam pelantikan Ketua Kadin Kota Samarinda, Muhammad Ridwan, Senin (5/4/2021) di hotel Mercure Samarinda. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid menekankan pentingnya menjalin hubungan dengan negara-negara Middle East dan North Afrika (MENA) di peluncuran buku biografi perjalanan karier Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Esam Abid Althagafi.

Ia berujar kerja sama yang baik antara Indonesia (RI) dan negara-negara MENA harus dilakukan untuk memulihkan perekonomian akibat pandemi covid-19.

Baca juga: Visi Arsjad Rasjid Optimalkan Kadin Daerah Dapat Dukungan Pengusaha

“Kita harus sangat welcome, karena ini investasi yang sangat terbuka dari investor-investor timur tengah dan saya rasa sangat penting supaya kita tidak hanya fokus ke Eropa barat, Jepang atau negara-negara tradisional,” kata Arsjad di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Calon Ketua Umum Kadin Indonesia 2021- 2026 itu menekankan bahwa Indonesia akan membuka pintu sangat lebar bagi para investor, terlebih adanya proyek besar negara yaitu pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan.

Baca juga: Arsjad Rasjid: Indonesia Butuhkan Pejuang Ekonomi dan UMKM sebagai Fondasi Pulihkan Ekonomi

Arsjad juga menekankan bahwa investor menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan perekonomian Indonesia, di tengah masa pandemi covid-19.

Selain itu dengan adanya Undang Undang Cipta Kerja, Arsjad menilai akan memudahkan investor asing untuk masuk dan memperluas lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

“Kita harus melihat ke negara-negara yang lebih strategis. Harapannya supaya investasi bisa masuk, roda ekonomi bisa kita jalankan,” katanya.

Menurut Arsjad yang paling utama saat ini adalah bekerja sama dalam sektor kesehatan, baru setelahnya memulihkan ekonomi.

Oleh karena itu investasi ini menjadi sangat penting, apalagi dengan adanya undang-undang cipta kerja yang menciptakan lapangan pekerjaan.

“Kuncinya itu, untuk menciptakan lapangan pekerjaan untuk saudara-saudara kita semua,” ujarnya.

Arsjad Rasjid menuai banyak dukungan dari para Duta Besar di Timur Tengah dan Afrika untuk maju dalam bursa Pemilihan Ketua Umum maupun membuka akses ekonomi dan bisnis.

Duta besar Arab Saudi, Esam Abid Althagafi dan para Duta Besar negara Arab menyatakan dukungan untuk Arsjad Rasjid maju memimpin Kadin Indonesia periode 2021 – 2026 .

Sebagian diantara mereka siap meningkatkan dukungan bisnis dan ekonomi, seperti peningkatan kuota jamaah haji, bisnis ekonomi syariah dan produk halal yang semakin meluas.

“Mereka sudah memiliki komitmen untuk ikut serta dalam investasi di Indonesia. Harapannya ini dapat diikuti negara-negara lain di Timur Tengah maupun Afrika,” ujarnya.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas