Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Progres Tol Laut Program Jokowi: Kini Punya 30 Trayek, Tekan Harga Barang Hingga 30 Persen

Kementerian Perhubungan terus melakukan optimalisasi dan akselerasi program tol laut dengan cara menambah trayek baru.

Progres Tol Laut Program Jokowi: Kini Punya 30 Trayek, Tekan Harga Barang Hingga 30 Persen
Istimewa
Tol Laut Angkut Puluhan Kontainer Kopra dari Jailolo ke Pulau Jawa. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tol laut adalah konsep pengangkutan logistik kelautan yang dicetuskan oleh Presiden Joko Widodo.

Program ini bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar di Nusantara untuk mengurangi disparitas harga, baik antarwilayah, antarpulau, antardaerah, serta memangkas biaya logistik yang mahal.

Kini, apa kabar program tol laut?

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan terus melakukan optimalisasi dan akselerasi program tol laut dengan cara menambah trayek baru.

Baca juga: Kemenhub Resmikan GeNose Sebagai Salah Satu Persyaratan Penumpang Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak

Hal ini dilakukan dalam rangka menunjang pendistribusian barang dan pengembangan ekonomi di daerah terpencil dan daerah belum berkembang, serta dalam upaya menurunkan disparitas harga antara wilayah Indonesia bagian barat dengan Indonesia bagian timur.

Dirjen Hubla Agus Purnomo mengatakan, selama ini wilayah Indonesia Timur terkenal dengan disparitas harga yang cukup tinggi. Hal itu disebabkan oleh tingginya biaya distribusi logistik dari daerah produsen ke daerah tersebut.

Baca juga: Cuaca Ekstrem hingga 22 April, Kemenhub Terbitkan Maklumat Pelayaran

"Masalah ini yang mendasari lahirnya program Tol Laut dengan tujuan memangkas biaya logistik sehingga harga yang diterima oleh masyarakat sebagai pengguna akhir menjadi tidak terlalu mahal dan konektivitas antardaerah," kata Agus.

Komitmen Agus mengembangkan Tol Laut terlihat dari progres yang terus berjalan. Dijelaskan, rute Tol Laut awalnya hanya memiliki 2 trayek di tahun 2015. Seiring berjalannya waktu, trayek tersebut terus bertambah karena manfaat dari tol laut yang sudah dirasakan masyarakat secara nyata.

Di tahun 2016 mengalami peningkatan 6 trayek, berlanjut pada tahun 2017, ada 13 trayek baru Tol Laut. Kemudian di 2018 bertambah lagi 18 trayek. Di 2019 bertambah 20 trayek dan di 2020 bertambah 26 trayek. Penambahan jumlah trayek tersebut selalu diiringi dengan penambahan jumlah Pelabuhan dan kapal.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas