Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

BTN Bukukan Laba Bersih Rp 625 Miliar di Kuartal I 2021

Perolehan laba bersih tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga yang naik 2,99 persen (yoy) menjadi Rp 6,35 triliun. 

BTN Bukukan Laba Bersih Rp 625 Miliar di Kuartal I 2021
Tribunnews/JEPRIMA
ILUSTRASI - Indonesia Property Expo 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (28/9/2018). Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) membukukan laba bersih pada kuartal I 2021 sebesar Rp 625 miliar, naik 36,75 persen dari capaian periode yang sama pada 2020 senilai Rp 457 miliar. 

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, BTN akan terus melakukan inovasi agar tetap mencatatkan pertumbuhan positif terutama untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. 

Sembari melaju, kata Haru, BTN akan terus memperkuat pencadangan untuk mengantisipasi berbagai risiko yang muncul akibat tekanan pandemi.

“Misi utama kami adalah menyediakan rumah bagi masyarakat Indonesia terutama masyarakat berpenghasilan rendah. Ke depannya, kami akan terus berinovasi sehingga semakin banyak masyarakat memiliki hunian sekaligus tetap mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif dan berkelanjutan,” kata Haru, Rabu (22/4/2021).

Baca juga: Astra International Bagikan Dividen Rp 4,6 Triliun

Perolehan laba bersih tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga yang naik 2,99 persen (yoy) menjadi Rp 6,35 triliun. 

Baca juga: Investor Disarankan Jauhi Dulu Saham-saham Emiten BUMN, Harganya Sudah Kemahalan

Perseroan juga mampu menekan beban bunga sebesar 10,28 persen (yoy) dari Rp3,99 triliun menjadi Rp3,58 triliun, sehingga pendapatan bunga bersih naik di level 27,32 persen (yoy) menjadi Rp2,77 triliun. 

Perolehan pendapatan bunga BTN  ditopang dari penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp261,34 triliun per kuartal I 2021. 

Pertumbuhan kredit dan pembiayaa BTN tersebut berada di atas penyaluran kredit perbankan nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merekam kredit perbankan nasional  terkoreksi hingga 2 persen yoy per Januari 2021.

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas