Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Erick Thohir Ingin Libatkan 1.000 Pesantren untuk Bangun Ekonomi Umat

Erick Thohir, ingin menggandeng pondok pesantren untuk ambil bagian membangun ekonomi nasional bersama BUMN.

Erick Thohir Ingin Libatkan 1.000 Pesantren untuk Bangun Ekonomi Umat
IST
Menteri BUMN Erick Thohir 

Laporan Wartawan Tribunnews, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 

Dalam program iniErick menargetkan bisa mengajak setidaknya 1.000 pesantren dan salah satu jenis usaha yang disiapkan adalah pendirian outlet Pertashop.

Pertashop merupakan lembaga penyalur dari Pertamina yang disiapkan untuk melayani konsumen yang selama ini belum terlayani oleh lembaga penyalur BBM, seperti SPBU.

Erick juga mengatakan, Bank Syariah Indonesia diminta untuk mendukung pesantren dari sisi pembiayaan, alias modal.

"Saya menyampaikan komitmen Kementerian BUMN dan BUMN untuk menggandeng 1.000 pesantren di pulau jawa dengan dukungan permodalan dan layanan perbankan syariah," jelas Erick seperti dikutip dalam akun Instagram pribadinya, Minggu (2/5/2021).

Baca juga: Aplikasi SIPku Bantu Pesantren dan Madrasah Terapkan Pembukuan Digital

"Juga kesempatan berwirausaha, antara lain bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pertashop (SPBU mini Pertamina)," sambungnya.

Menurut Erick, dalam kondisi pandemi saat ini, diperlukan pelaku usaha UMKM berbasis pesantren yang mampu memberikan dampak langsung kepada perekonomian rakyat, khususnya di lingkungan pesantren itu sendiri.

Baca juga: Sandiaga Uno Apresiasi Pesantren Kilat Digital 2021

"Ini adalah bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi pesantren, serta membangkitkan keseimbangan pembangunan ekonomi masyarakat," pungkasnya.

Sebagai langkah perdana, Bank Syariah Indonesia memberi pembiayaan Pertashop ke Pesantren Binaan Habib Muhammad Lutfi Bin Ali Bin Yahya di Pekalongan, Jawa Tengah.

Ke depannya, sebanyak 1.000 Pertashop yang tersebar di berbagai pesantren di sejumlah daerah yang pembiayaannya akan dikerjasamakan dengan Bank Syariah Indonesia.

Ikuti kami di
Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas