Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Klaim Ahli Soal Efektivitas Rokok Elektrik Kurangi Kecanduan Rokok

studi dari The University of Queensland, Australia, menyatakan rokok elektrik 50 persen lebih efektif daripada terapi pengganti nikotin

Klaim Ahli Soal Efektivitas Rokok Elektrik Kurangi Kecanduan Rokok
DOK.
Ilustrasi rokok elektrik. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Riset yang membuktikan efektivitas rokok elektrik atau vape sebagai alat bantu berhenti merokok terus bertambah.

Terbaru, sebuah studi dari The University of Queensland, Australia, menyatakan rokok elektrik 50 persen lebih efektif daripada terapi pengganti nikotin atau Nicotine Replacement Therapy (NRT) dalam membantu perokok konvensional yang ingin berhenti.

Studi pustaka ini menyaring lebih dari 5700 riset dan didanai oleh Pemerintah Australia.

Studi menemukan, 83 persen partisipan yang menggunakan rokok elektrik memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk berhenti merokok dibandingkan mereka yang disodorkan NRT.

Baca juga: Guru Besar UGM Ini Sebut Nikotin Pembakaran Rokok Bukan Obat Virus Corona

Selain itu, hanya 9 persen dari mereka yang melanjutkan penggunaan NRT.

"Rokok elektrik lebih efektif daripada produk NRT, karena rokok elektrik mengantarkan nikotin dengan jumlah sedikit untuk meringankan gejala putus obat. Selain itu, rokok elektrik juga memberikan pengalaman perilaku dan sensoris yang serupa dengan rokok konvensional," jelas Dr. Gary Chan dari National Centre for Youth Substance Use Research, The University of Queensland, dikutip Selasa (4/5/2021).

Dikutip dari studi yang sama, sebagian besar pustaka yang diamati masih menggunakan rokok elektrik keluaran awal sebagai objek penelitian.

Ini artinya, ada kemungkinan rokok elektrik keluaran terbaru yang mampu mengantarkan nikotin dengan lebih efisien dapat lebih efektif dalam mengurangi keinginan pengguna kembali merokok.

Baca juga: Mengetahui Perbedaan Produk Tembakau yang Dipanaskan dan Rokok Elektrik

Di dalam negeri, penemuan ini sejalan dengan riset Universitas Brawijaya yang dipublikasikan pada awal tahun lalu.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas